N3, Padang - Selain pengurus Partai Golkar mendatangi gedung KPU Kota Padang, giliran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Padang menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU.

PPP yang mendaftar sore ini langsung diterima oleh Ketua KPU M. Sawati. Penyerahan berkas tersebut diantar oleh pengurus DPC, PAC PPP yang dikomandoi langsung oleh Ketua DPC PPP Padang Maidestal Hari Mahesa.

Maidestal mengatakan, PPP memilih diakhir bukan karena terlambat melainkan karena mengikuti perintah dari DPP PPP di Jakarta. Total jumlah data KTA termasuk KTP sebanyak  1850 orang. Jumlah tersebut melebihi dari target yang dibulatkan oleh KPU Padang yakni 883 orang dari total jumlah penduduk kota.

"Alhamdulilah, walau sebenarnya masih banyak yang belum entry dan karena banyaknya simpati kepada PPP lebih dari ketentuan minimum, makanya data segitu saja," ungkapnya.

Ini membuktikan PPP masih memegang andil dan bahkan warga sendiri yang memintakan masuk sebagai anggota PPP. Pada saat ini, tidak ada dualisme kepengurusan atau gonjang ganjing, sambung Esa.

"Tidak boleh ada yang mengaku-ngaku lagi sebagai ketua partai akan dituntut, karena sudah jelas diakui pemerintah adalah ketua DPP Romi dan dan DPC Padang adalah Maidestal," tegasnya.

Di daerah mana pun terang Esa, tidak ada dualisme atau gonjang-ganjing. PPP menargetkan tiga besar, sesuai dengan visi dari pusat, dimana dua mesin partai yang bergerak. Kemudian antusiasisme masyarakat terhadap PPP.

"Kami sangat yakin dengan hal ini dan tentunya butuh sokongan dari warga dan pengurus partai baik PAC, dan DPC dan ranting," ujar Esa.

Sementara itu Ketua KPU Padang M. Sawati menyampaikan, jika saat ini pihaknya sudah menerima berkas beberapa Parpol sesuai rekomendasi data dari Kesbangpol Kota Padang.

Pendaftaran itu juga dihadiri oleh anggota DPRD Kota Padang, Yuhilda Darwis dan Dasman minus Nila Kartika karena kunjungan kerja. (hrf/)
 
Top