N3, Bireun - Ketua Karang taruna kabupaten Bireuen Zulkifli,M.Kom menjadi pembicara pada acara bimbingan Teknis tentang karang taruna yang digelar di Aula kantor Bupati Bener Meriah.

Acara diikuti sebanyak 55 orang terdiri 10 orang Reje (kades), unsur Majelis Pertimbangan Karang Taruna dan pengurus dari kecamatan dan kampung serta TKSK dalam wilayah kabupaten Bener Meriah.

Acara yang berlangsung sehari penuh dibuka secara resmi Kasie pemberdayaan masyarakat dan Kelembagaan sosial Bidang Dayasos Dinsos Aceh Nurmansyah,S.Ag, berlangsung dalam suasana alot karena banyak pertanyaan yang antusias dari peserta yang menginginkan aktipnya dan berperannya organisasi karang taruna dalam setiap pembangunan kampung.

Pada kesempatan tersebut  Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen, Zulkifli, M. Kom  yang lebih banyak melakukan sharing pendapat dengan peserta, menjelaskan tentang peran dan fungsi karang taruna, pembentukan karang taruna gampong serta manfaat organisasi karang taruna di tingkat gampong, selain itu Zulkifli juga menjelaskan berbagai program yang bisa dibiayai dari dana desa.

Zulkifli juga menagjak seluruh pengurus yang mengikuti bimteks, agar anggota Karang Taruna harus berperan aktip untuk berpartisipasi dan memantau setiap pembangunan yang dilaksanakan dengan dana desa, karena peran warga karang taruna yang berada di tingkat gampong sangat penting dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan di gampong.

Acara juga menghadirkan pemateri  Suherman,SE kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat BPM Bener Meriah, Juliati,SE Sekretaris Dinsos Bener Meriah, Nurmansyah,S.Ag Dinsos Aceh.

Nurmansyah pada kesempatan tersebut memaparakan, tentang keakuratan data karang taruna, karena menurutnya banyak yang belum valid. Kami sangat membutuhkan data tentang jumlah karang taruna aktip dari setiap kabupaten/kota dalam rangka memudahkan menyusun setiap program pemberdayaan,

“Sekarang karang taruna semakin berkibar disetiap kampung, kita harapkan kedepan karang taruna lebih mandiri, kreatif dan berkarakter dalam melaksanakan kegiatannya,”harap Nurmansyah.

Kemudian pemateri Suherman dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Bener Meriah,  memaparkan materinya tentang penggunaan dana desa untuk karang taruna, yang transparan ,akuntabel, partiisipasif, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan alokasi dari dana desa untuk pemberdayaan karang taruna. Karang taruna harus berperan dalam setiap penentuan kebijakan pembangunan di kampung-kampung,"ujarnya.

Selain itu juga ikut memberikan bimbingan dari Dinsos kabupaten Bener Meriah yang diwakili sekretaris Dinas Juliati,SE, yang mengharapkan agar karang taruna terus meningkatakan koordinasi dalam setiap aktivitas, karena karang taruna adalah mitra pemerintah dalam membangun masyarakat.
 
Top