N3, Dumai - Pekerjaan peningkatan Jalan Sultan Syarif Kasim yang menelan anggaran Rp. 9, 693 M di bongkar
Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai. Pasalnya sebahagian dari pekerjaan yang dilaksanakan PT Sentra Multikarya Insfrastruktur (SMI) terindikasi asal jadi
dan melanggar Spek. Sehingga mengakibatkan kerugian negara.

Kadis PU Muhamad Syaminan melalui Kabid Bina Marga H.Ismail saat dikonfirmasi wartawan membenarkan, bahwa pihaknya dalam melakukan pembongkaran proyek yang telah siap tersebut, mengaku sudah sesuai dengan prosedur.

"Kalau memang pekerjaan itu tidak bagus maka jelas kita bongkar. Karena kita lihat, pekerjaan tersebut selain amburadul, juga tidak rata seperti proyek jalan lainnya, "terangnya, Kamis (05/10/17).

Sedangkan, lanjutnya, kendaraan alat berat milik Dinas PU Pemkot Dumai yang berada di lokasi pekerjaan, juga sudah ada surat perjanjian kontraknya.

Sementara itu, pihak pelaksana PT SMI, Riki membenarkan, kalau pekerjaan jalan tersebut memang dibeberapa titik sudah dibongkar oleh pihak Dinas PU.

"Terkait hal ini, kita minta pada pihak perusahaan untuk bekerja dengan serius. jangan hanya asal-asalan saja, agar pembangunan jalan itu tidak mengecewakan masyarakat sebagai pengguna, "harap Ismail.

"Kita akui, lokasi pekerjaan memang sangat sulit, karena disamping trotoar tempat pekerjaan terhalang rimbunan pohon kayu mencapai kurang lebih 1 KM, "ungkapmya.

Jadi lanjutnya, apabila rimbunan pepohonan yang berapa di trotoar tersebut bisa dipangkas, maka kita akan bisa memaksimalkan hasil kerja, tanpa ada gangguan pelakasanaan lagi.

Dari pantauan dilapangan, terlihat Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK ) Indra memantau pekerjaan tersebut dengan serius.

Bahkan PPTK tersebut selain memantau, juga memberikan peringatan keras dan melarang pada pekerja, agar tidak menghamparkan aspal apabila sedang terjadi turun hujan. PPWI
 
Top