N3, Padang -  Gencar nya razia serta penertipan oleh satuan polisi pamong praja kota Padang dijalan diponogoro yang Sudah menjadi rahasia umum sebagai tempat transaksi prostitusi menggunakan kendaaraan pribadi, hal itu membuat beberapa orang yang merasa tidak senang dengan razia yang terus dilakukan secara gencar oleh satpol pp padang menjadi naik pitam dan menyusun rencana penyerangan kepada anggota satpol po (intel) yang bertugas memantau situasi serta aktivitas didaerah tersebut.

Puncaknya, sekitar pukul 23.15 wib tanggal 11 September 2017 dua orang anggota intel pol pp padang disalip oleh mobil berjenis calya warna putih disekitaran jalan diponogoro tepatnya tidak jauh dari mini market 24 jam xmart,  didalam mobil pelaku berjumlah lima orang tapi yang turun cuma dua orang, menurut keterangan salah satu korban sewaktu ditemui dimako satpol pp padang " ang pol pp? Sambil mencabut senjata tajam jenis samurai dan langsung berusaha menyerang saya dan melihat hal itu reflek saya menghindar dengan memacu motor yang saya pakai " ungkapnya.

Dua orang dari lima pelaku yang berhasil diamankan oleh anggota satpol pp didaerah seberang padang bernama romi dan jon, keduanya dibawa ke mako satpol pp serta satu senjata tajam berjenis samurai.

Kejadian seperti ini tidak hanya sekali ini saja menimpa anggota satpol pp, tapi kejadian seperti itu tidak akan membuat satuan penegak perda ini mengendorkan razia yang dilakukan selama ini. Plt kasat Pol PP Yadrison mengatakan " kami tidak akan tinggal diam dengan peristiwa ini, malam ini juga kami akan membawa kedua pelaku ke mapolresta padang dan langsung membuat laporan secara resmi terhadap kedua pelaku, dengan kejadian seperti ini tidak akan membuat kami lemah atau mengurangi razia ditempat itu ataupun tempat lain tapi malah membuat kami tambah semangat memberantas maksiat dikota padang, tindakan seperti ini menjelaskan bahwa mereka sudah mulai kehabisan akal dan putus asa dalam menjalankan kegiatan prostitusi didaerah itu " ujarnya.

Salah satu istri pelaku mengatakan bahwa ini sudah direncakan kan subuh satu hari sebelom kejadian, saar ini kedua pelaku sudah diserahkan kepada pihak kepolisian untuak diproses sesuai hukum yang berlaku. Abel
 
Top