N3, Pessel ~ Keinginan pembangunan sekolah baru SMA Punggusan ini merupakan cita-cita masyarakat yang sudah lama baru dapat terealisasi saat ini. Kita tahu siswa diberapa  daerah terdekat SMA Punggasan Lenggo Sari Baganti, sangat banyak seperti Ranah Pesisir sebahagian, Lenggo Sari Baganti sebahagian, nagarinya Punggasan, Lagan dan Sungai Tunu, sebagian besar bisa sekolah kesini.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Nasrul Abit pada saat acara peletakan batu pertama pembangunan sekolah baru SMA Punggasan Lenggo Sari Baganti. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Walinagari Punggasan, Tokoh masyarakat dan pimpinan kegiatan pembangunan sekolah SMA Punggasan ini.

Lebih jauh Wagub Nasrul Abit menyampaikan, contoh Balai Selasa itu muridnya telah lebih dari 1000 orang dan Lenggo Sari Baganti juga telah lebih 1000 orang tentu kurang efektif dalam pembelajar sekolah saat ini.

Tentu dengan ada pembangunan sekolah baru SMA Negeri Punggasan, akan mampu menjawab kebutuhan pelayan pendidikan masyarakat didaerah ini. Mudah-mudahan pembangunan sekolah ini tidak ada hambatan dan dukungan masyarakat cukup besar menjadi asset provinsi Sumatera Barat, ujar Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan rasa senangnya karena pembangunan sekolah baru SMA punggasan telah menjadi SMA Negeri sekaligus. Karena itu kualitas dan mutu pendidikan sekolah ini nantinya menjadi perhatian pengelola sekolah, agar tamatan sekolah disini dapat diterima diberbagai perguruan tinggi terbaik, dengan nilai yang membanggakan.

Kita akan berupaya menempatkan guru yang berasal dari dari daerah ini, namun tentu sesuai standar kualitas guru juga menjadi bagian penting dan itu memnjadi kewenangan kementerian pendidikan nasional.

Dari informasi Dinas Pendidikan bahwa syahna pembangunan ini selesai tahun ini dan harapan kita tahun depan 2018 telah menerima siswa baru. Kita juga berharap dalam pelaksanaan pembangunan ini tidak ada yang terjerat masalah hukum, laksanakan pembangunan sesuai aturan yang berlaku, jangan ada sedikitpun pungli ataupun korupsi, karena para pengawasan hukum akan terus mengawasi pelaksanaan pembangunan ini.

Dan kepada para ninik mamak, tokoh masyarakat, pemuda Punggasan agar mendukung dan membantu pelaksanaan pembangunan sekolah dengan baik aman dan lancar, dan bicara Sumatera Barat siapapun nantinya yang menjadi guru dan pengelola sekolah ini agar dapat menerima dengan hati yang lapang, karena kita bicara mutu dan kualitas pendidikan, himbau Nasrul Abit

Nasrul Abit juga menyampaikan, persoalan tanah tadi sertifikatnya telah diserahkan kepada dinas pendidikan yang langsung diserahkan oleh tokoh masyarakat Punggasan Lenggo Sari Baganti.

Sementara persoalan pembangunan sekolah yang juga saat ini ada pembangunan saluran air dari dana dapil APBD Kabupaten Pessel, nanti akan kita bicarakan agar segera dituntas dan dilanjutkan sehingga tidak mengganggu kondisi penyelenggaraan sekolah nantinya. Kerena jika tidak segera diselasaikan akan membuat air tergenang nantinya.

Persoalan tanah pembangunan saluran air itu nanti kita berharap walinagari, camat dapat membantu menyelesaikan dengan baik dengan masyarakat, harapan Nasrul Abit .

Kabid Pendidikan SLTA Dinas Pendidikan Sumbar Anasweri, dalam kesempatan itu juga menyampaikan pembangunan sekolah baru SMA Negeri Punggasan ini memakai dana APBN sebesar Rp. 2, 2 Miliar dengan  pengerjaan 180 hari kerja dan mudah-mudah tidak ada kendala dalam menuntaskan pembangunan ini.

Pembangunan sekolah SMA Punggusan yang berdiri dilahan kurang dari 1 ha ini, saat ini tengah membangun 3 ruang belajar, ruang majelis guru, labor dan perpustakaan, ruang kepala sekolah serta kelengkapan sekolah MCK.
 
Top