N3, Padang ~ Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Padang didaulat menjadi relawan kebersihan. Ini langsung dicanangkan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt. Marajo pada upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat kota di pelataran parkir GOR H. Agus Salim, Rabu (9/8/2017).

Menurut Walikota Mahyeldi, sebagai kota peraih Adipura, seluruh warga harus memiliki budaya hidup bersih. Budaya hidup bersih ini harus dimulai dari seluruh ASN. Setidaknya, para abdi negara menjadi motor penggerak untuk kebersihan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

"Kita ingin membudayakan hidup bersih. Ini dimulai dari ASN. ASN harus bisa jadi penggerak di lingkungan masing - masing," ujar Wako Mahyeldi.

Dikatakan, sebanyak 14. 000 ASN termasuk walikota dan wakilnya di kota Padang adalah relawan kebersihan. Ini orang - orang terdepan dalam menanamkan karakter bersih kepada warga. " Sebanyak 14.000 pegawai ternasuk walikota dan wakil adalah relawan," katanya.

Dengan diraihnya Adipura dan sekolah Adiwiyata, lanjut Mahyeldi, membuktikan pengelolaan kebersihan di Kota Padang sudah dilakukan secara terstruktur dan masif. Ini bukan saja karena perhatian pemerintah tetapi karena tingginya partisipasi warga dalam mewujudkan kota yang bersih.

"Kebersihan merupakan tanggung jawab semua elemen," tukas Mahyeldi.

Pada kesempatan ini, disamping memasangkan tanda relawan kebersihan kepada perwakilan ASN, Walikota Padang juga meluncurkan 1 unit mobil pembersih jalan. Sejumlah pebghargaan juga diberikan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mendapat penilaian kantor terbersih.

Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Agustus tahun ini, Kota Padang mendapat penghargaan di bidang lingkungan. Selain Adipura sebagai penghargaan tertinggi bidang kebersihan kategori kota besar , disertai pula dengan penghargaan Adiwiyata yang diterima 6 sekolah. Sekaligus menguatkan Kota Padang sebagai penerima penghargaan terbanyak. (DU/Charlie/Zal/Taf/Joim)
 
Top