Sebentar lagi, mimpi masyarakat Kota Padang memiliki pasar yang nyaman dan menyenangkan akan kesampaian. Pasar Raya Padang pun dipersiapkan untuk itu. Jika pengerjaan pembangunannya selesai, Pasar Raya akan jadi objek wisata belanja.

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo saat diwawancarai membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pamor Pasar Raya mesti dikembalikan lagi.

"Kita jadikan Pasar Raya sebagai tempat wisata belanja," tutur Mahyeldi kemarin ini.

Agar pembeli merasa nyaman, kini Pemko Padang membangun kembali blok maupun fase yang ada. Bentuknya pun menarik, seperti mall. Bahkan trotoar yang aman bagi pejalan kaki telah disiapkan.

"Insya Allah dalam tahun ini akan kita bangun trotoar yang bagus seperti di jalan Permindo. Trotoar kita bangun mulai di Pasar Baru dan juga di jalan M. Yamin," papar Walikota.

Walikota menyebut bahwa pihaknya sudah berencana dengan ASITA untuk mendatangkan wisatawan ke Pasar Raya Padang pada malam hari. Wisatawan akan diturunkan di depan Masjid Taqwa Muhammadiyah (tugu air mancur). Setelah itu wisatawan akan berjalan kaki menuju Permindo atau Pasar Baru.

Wisatawan akan disuguhi aneka pertunjukan kesenian khas daerah. Seperti randai, rabab , dan lainnya. Sambil belanja, wisatawan juga disuguhi atraksi kesenian.

"Kita siapkan mobil panggung nantinya sebagai tempat seniman menampilkan karya seninya," ulas Walikota.

Dengan begitu nantinya, Pasar Raya Padang akan lebih hidup lagi. Lebih semarak.

"Pasar Raya akan seperti pasar malam," ujarnya.

Setelah menikmati Pasar Raya pada malam hari, wisatawan akan ditunggu kendaraan atau bus wisata di ujung jalan Pernindo. Karena itu, Walikota mengajak seluruh pedagang maupun yang terlibat di Pasar Raya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan. Termasuk rencana penampilan yang akan disuguhkan kepada para wisatawan nantinya.

"Silahkan pedagang dan lainnya menyemarakkan Pasar Raya pada malam hari," kata Mahyeldi.

Tidak saja membangun trotoar yang nyaman di sekitar Pasar Raya Padang. Pemko Padang juga membangun trotoar di jalan lain. Seperti di jalan Bundo Kanduang, hingga ke depan Museum Adityawarman dan Pantai Padang.

"Kita bangun trotoar tersebut tahun depan, sehingga pejalan kaki lebih leluasa," timpal Walikota.(tf/ch)
 
Top