N3, Solsel ~ Kepala Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Muaralabuh, Solok Selatan (Solsel), Asep Junaidi tidak bisa menampik kendala over (berlebih, red) kapasitas yang kini tengah dialami di cabang rutan itu. Pasalnya saat ini, Cabang Rutan itu dihuni oleh narapidana dan tahanan sebanyak 78 orang dari kapasitas seharusnya yang hanya bisa memampung sebanyak 24 orang.

“Saat ini Cabang Rutan Muaralabuh dihuni oleh 78 orang dari kapasitas yang hanya sejumlah 24 orang, jadi yang ada sekarang lebih dari tiga kali lipat dari kapasitas seharusnya,” katanya Rabu, (2/8).

Bahkan, sebut asep ada satu kamar yang dihuni oleh 30 orang karena memang keterbatasan tempat. Namun, kondisi over kapasitas tersebut saat ini juga dialami oleh semua Lembaga Permasyarakatan (LP) dan Rutan yang ada di Sumatera Barat.

“Seperti di LP Muaro Padang, saat ini dihuni oleh 1400 orang dari kapasitas hanya 400 orang dan di Solok yang dihuni 300 orang dari kapasitas 150 orang,” katanya.

Ia menjelaskan, kondisi over kapasitas itu juga tidak diimbangi dengan petugas penjaga rutan yang hanya dijaga oleh 2 orang per-shiftnya.

“Penjaga yang ada hanya 2 orang per-regu setiap shiftnya dengan total empat regu sehingga total petugas penjaga 8 orang,” jelasnya.

Menghadapi over kapasitas itu sebutnya, saat ini pihaknya tengah mengupayakan pemindahan narapidana dan tahanan di tempatnya ke LP lainnya yaitu ke LP Solok.

“Kami sedang mengusulkan ke Kantor Wilayah untuk perpindahan para napi dan tahanan ke LP Solok dan saat ini masih menunggu surat persetujuan dari Kanwil Padang. Setelah disetujui Kanwil, nantinya itu juga tergantung pihak LP Solok bisa menampung atau tidaknya,” ungkapnya.

Pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan Polsek Sungai Pagu, Polres Solsel dan Koramil dalam membantu menjaga keamanan rutan.

“Setiap malam dari jajaran Polsek Sungai Pagu sering melakukan Patroli. Seperti lebaran yang lalu, kami mendapat bantuan tenaga sebanyak dua orang dari Polsek Sungai Pagu selama lima hari karena banyaknya kunjungan saat lebaran,” jelasnya.

Selain itu, upaya lainnya dengan menambah jumlah pegawai. Pemerintah pusat melalui KemenkumHAM saat ini sedang melakukan penerimaan pegawai besar-besaran dengan total jumlah sekitar 14.000 orang. Sedangkan untuk Sumatera Barat sendiri mendapat kuota personil sekitar 300 lebih.

“Untuk di Cabang Rutan Muaralabuh ini, kita dapat jatah 7 orang, 1 orang perempuan dan 6 orang laki-laki, dan jumlah itu juga tergantung dari hasil seleksi yang berhasil lolos dan diterima. Bisa saja kurang dari tujuh,” katanya.

Menurutnya, solusi nyata mengahadapi over kapasitas seharusnya dengan Pembangunan LP baru di Solsel, namun hal ini kembali ke anggaran pemerintah pusat dan tergantung skala prioritas presiden saat ini. Seperti diketahui saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya pada pembangunan infrastruktur.

“Untuk pembangunan LP baru, saat ini belum menjadi skala prioritas pemerintah pusat sehingga anggarannya juga sangat minim,” katanya. (h/jef)
 
Top