N3, Payakumbuh - Guna melahirkan kader-kader Parpol (Partai Politik) yang mampu dan memiliki kapabilitas dalam pengelolaan bantuan keuangan dari pemerintah, Kesbangpol Payakumbuh melakukan Sosialiasi Pengelolaan Keuangan bagi Parpol se Kota Payakumbuh, di Aula Eks Peternakan Ibu. 

Kepala Kesbangpol Kota Payakumbuh, Ifon Satria, dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini diikuti lebih kurang 125 peserta, terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Parpol serta Ormas se Kota Payakumbuh.

“Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kesbangpol Kota Payakumbuh, tujuan diselenggarakannya sosialisasi ini agar laporan keuangan Parpol sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata ifon.

Menurutnya, Permendagri Nomor 6 Tahun 2017, yang merupakan perubahan dari Permendagri Nomor 77 Tahun 2014 tentang Pedoman dan Tata Cara Penghitungan Pengganggaran dalam APBD dan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Bantuan Keuangan Parpol perlu disosialisaikan secara luas. Sehingga penggunaan dan laporan pertanggungjawabannya sesuai dengan acuan yang ada.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Y.B. Dt. Parmato, yang turut hadir dalam kesempatan itu mengingatkan, sebagai istrumen politik, Parpol berkewajiban untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. “Kita harus mampu bersama-sama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik ke depan, dengan mencetak kadet-kader yang memiliki kemampuan, baik secara operasional maupun dalam pengelolaan keuangan,” kata Parmato mengingatkan.

Sementara itu, Walikota Payakumbuh, diwakili Asisten III, Iqbal Bermawi berpesan, dinamika masyarakat yang kian hari kian meningkat, menuntut peran dan fungsi serta tanggung jawab Parpol dalam kehidupan demokrasi yang konstitusional sebagai sarana mewjudkan cita-cita nasional.

“Pengelolaan keuangan adalah hal yang sangat strategis bagi semua Parpol. Selain aspek-aspek lainnya. Sosialisasi terhadap Pemendagri Nomor 6 tahun 2017, selain menambah wawasan, juga melalui sosialisasi ini terjadi transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, dan nantinya akan tercermin dalam laporan pertanggungjawabannya,” ujar Iqbal mengakhiri. (Rahmat Sitepu)

 
Top