N3, Payakumbuh ~ Dengan penuh keakraban dan kekeluargaan, Kepala kanwil kemenag Provinsi Sumatera Barat, Salman menyalami semua pegawai di jajaran Kankemenag Kota Payakumbuh. 

Kakanwil Salman begitu akrab menyapa  para staf, kepala madrasah dan kepala KUA yang pernah dipimpinnya dulu. Salam istimewa disampaikan Salman kepada Kepala MTI Pakan Sinayan, H. Erman Ali, yang begitu sabar mendukung Kemenag melalui pengelolaan madrasah swasta.

Kehadiran untuk kedua kalinya di Payakumbuh (29/08/2017), Kakanwil Salman akan memberikan pembinaan rutin sebagai Top Manager kepada 175 ASN di jajaran kankemenag Kota Payakumbuh. Pembinaan ini dihadiri Kepala kankemenag Kota Payakumbuh, Asra Faber yang hadir bersamanya Kasubbag TU, Kasi dan Penyelenggara, JFT dan JFT. Pembinaan ini juga dihadiri kepala madrasah swasta se Kota Payakumbuh.

Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Kepala kankemenag Kota Payakumbuh, Asra Faber menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Kakanwil untuk memberikan nasehat, penyampaian informasi untuk ASN kankemenag Kota Batiah.

"Terima kasih atas pembinaan selama ini, sehingga Kankemenag Kota Payakumbuh berusaha tampil maksimal dan berprestasi dalam membantu tugas Pemko Payakumbuh di bidang agama dan keagamaan. Dan Kami hanya melanjutkan rumusan yang telah dirintis Kepala Kankemenag terdahulu. Sehingga berbagai prestasi hingga tingkat nasional dapat kita raih. Alhamdulillah, rencana pembangunan Wakaf Mark yang dirintis BWI Payakumbuh mendapat respon positif dari Kemenag RI," antar Asra Faber.

Kakanwil, Salman, dalam memberikan pembinaan kepada ASN, menekankan pentingnya disiplin dalam rangka mewujudkan visi dan misi kementerian agama, melalui pengaplikasian 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama. Salman juga menekankan pentingnya melayani masyarakat dengan ramah.

"Jajaran Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat merupakan perpanjangan tangan Menteri Agama. Untuk itu kita adalah Menteri Agama di Kota Payakumbuh, yang harus aktif berpartisipasi dalam kegiatan agama dan keagamaan untuk menunjang program Pemko Payakumbuh. Kita jangan pilih pilah dalam memberikan pelayanan, semua harus dilayani dengan baik sesuai SOP dan aturan. Dalam pelayanan dan berinteraksi sosial, Top Manager harus memiliki dan menguasai 3 Dimensi kepemimpinan dengan tidak mengesampingkan jiwa musyawarah dan koordinasi dalam memeneagerial suatu organisasi. Silahkan bekerja sesuai dengan porsi masing-masing dengan penuh integritas dan tanggungjawab, bahkan kita semua telah dilatih untuk jalankan itu," Salman mengawali.

Ditambahkannya," terkait pendidikan, marilah kita kembali mengaktifkan Tri Pusat Pendidikan. Karena pendidikan tidak akan berjalan mulus, apabila ke 3 unsur ini tidak seiring sejalan. Pengawasan siswa terhadap pengaruh negatif narkoba dan pergaulan bebas, jangan ada siswa madrasah yang keluyuran di saat PBM berlangsung. Para guru harus mampu memberikan pendekatan bathin dan pendekatan emosional. Gandeng siswa penuh kasih sayang, sehingga terbentuklah madrasah yang menjadi rumah kedua bagi peserta didik. Dalam meningkatkan pelayanan, kita akan wujudkan sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dijajaran kanwil kemenag Sumbar, sehingga tertata dan terwujudlah tertib administrasi yang akuntabel," papar Salman.

Dalam pembinaan ini, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat yang hadir bersama Ulil Amri juga menyempatkan diri untuk menyerahkan kembali penghargaan yang diraih Kepala MAN 2 Payakumbuh sebagai Sekolah Ramah Anak dan Kepala MTsN 1 Payakumbuh sebagai madrasah pemenang LSS tingkat nasional. 

Sebelum menutup pembinaannya, Kepada kepala kankemenag Kota Payakumbuh, mohon sampaikan salam Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar untuk Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh beserta jajarannya. Kita adalah mitra keja Pemko Payakumbuh, dan harus saling menopang satu dengan lainnya.

"Prestasi ini adalah prestasi Sumatera Barat yang mesti kita tingkatkan dan pertahankan dengan perwujudan sikap, yang selalu disorot masyarakat," pesan (tf/ul)
 
Top