Ilustrasi Foto Diperagakan Model
Cinta itu buta, buta itu gelap, gelap itu asyik untuk bercinta. Mungkin ini yang mendasari, sebut saja R, juga seorang petinggi Dinas Basah yang mengelola proyek di Sumbar ini, menghamili bawahanya sebut saja W yang juga pegawai harian di instansi itu.

Teringat aku sepenggal lagu Doel Sumbang” Malam larut yang dingin, membuat kita gila, hampir lupa akan segalanya.” Suasana malam yang larut dan dingin, membangkitkan hasrat R saat berduaan dengan W diruangannya ditengah malam gelap gulita, berteman angin malam, rembulan malam dan suara jengkrik yang bernyanyi riang.

Lembur malam yang sengaja dilakukan R agar ia bisa ditemani W menjadi modus untuk menggarap gadis berjilbab ini. Awalnya, sih nggak pernah ada kejadian apa apa, apalagi bosnya terbilang alim dan sangat sopan. Tapi, bak kata orang, kalau kita sering berdua, setanlah yang ketiga.

Ditengah kesibukan menggarap laporan pekerjaan proyek malam itu, mata R yang nakal tak henti-hentinya memandang wajah W yang berada didepan meja kerjanya. Geliat dan gerakkan bibir W yang menguap menahan ngantuk, makin menambah birahi R. Ditambah gerakkan dada W yang menyandar dikursi kerja menahan rasa ngantuk yang teramat sangat, membuat R terpana.

Namun, sebejat bejatnya R, ia terbilang profesional dalam menggarap wanita. Soalnya, saat itu, ia tak langsung mengumbarkan nafsu biraihinya, tapi memperlakukan W, layaknya anak buah yang menemaninya bekerja malam.

Melihat W yang ngantuk berat itu, R langsung menghampiri gadis manis tersebut. Diusapnya kepala W dan membisiki telinganya W dengan kata kata manja.”Kamu ngantuk ya, sebaiknya istirahat saja di sofa.” Bisiknya sembari melihat dada W yang membesar itu.

Dipapahnya W dari ruangan kerja dan dibawaanya ke sofa yang ada dalam ruangan itu. Saat memapah tubuh W itu, R mulai panas dingin, sebab dada W sangat empuk melekat ditangannya. Darahpun berdesir, dadanya mulai berdebar dan bagian terlarang mulai menerjang.

Saat meletakkan E diatas sofa itu, niat buruk mengiringi kelelakian W yang memang sudah nakal itu. Namun, ia tak melakukan hari itu, ia hanya duduk disamping W yang terbaring dan mengusap kepalanya menidurkan W dengan manja. Modus yang dilakukan R ini, sangat menyentuh hati W, karena yang dilakukan R penuh kemanjaan, perhatian dan seakan tanpa nafsu.

Tanpa disadari W, ini hanya permainan R untuk menarik perhatiannya dan membuktikan R seorang bos yang baik, penuh perhatian dan peduli kepada bawahannya. Alhasil, malam itu W selamat dari terkaman R yang selama ini terkenal binal dan termasuk laki laki yang mengenal dunia malam.

Bagi R ini, hanya keberhasilan yang tertunda dan perhatian  yang diberikan kepada W saat ini, membuka jalan baginya untuk mengajak W lembur kerja tiap hari. Perlahan lahan, ia akan memainkan perannya dan membuktikan kejantanannya menaklukan W tanpa adanya unsur paksaan, tapi dengan keikhlasan dan rasa suka. Berhasil kah R. Tunggu saja. NV.
continue.............http://www.nusantaranews.net/2017/08/aku-dihamili-bos-ku-part-ii.html
 
Top