N3, Padang ~ Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo terus menyerap aspirasi warga kota salah satunya melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling). Kali ini Jumat (2/6), Walikota bersama jajaran kerjanya mengunjungi Masjid Nurul Istiqamah, Timbalun Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab). Usai menunaikan shalat Jumat dialog bersama pun dilangsungkan.

“Insyaallah, masukan yang kita terima dalam kesempatan ini, menjadi bahagian untuk kita sikapi bersama untuk lebih memajukan Bungus Timur ke depan,” ucap Mahyeldi.

Dikatakannya, Pemko Padang terus berupaya merealisasikan berbagai program pembangunan salah satunya melalui 10 program unggulan (Progul). Sebagaimana khusus di kawasan Bungus Timur di 2016 lalu telah terbangun kokoh dua jembatan selaku akses penting bagi warga. Kemudian juga upaya pengendalian banjir, betonisasi jalan lingkungan, peningkatan SDM masyarakat, pembinaan keagamaan dan masih banyak lainnya.

“Alhamdulillah, ini semua berkat kekompakan dan sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah serta dukungan semua pihak,” sebutnya.

Adapun dalam kesempatan itu Mahyeldi menampung berbagai masukan dan harapan yang diutarakan beberapa warga. Diantaranya terkait usulan mobil pemadam kebakaran yang bisa selalu standbye untuk wilayah Bungtekab dan sekitarnya. Hal itu mengingat, baru-baru ini telah terjadi musibah kebakaran di sebuah pondok pesantren di daerah Bungus. Dalam kejadian itu api pun terlambat dipadamkan dikarenakan cukup jauhnya akses mobil pemadam kebakaran menuju lokasi.

“Untuk ini, kita minta Dinas Pemadam Kebakaran segera menanggapinya,” tukas Mahyeldi.

Selain itu warga lainnya juga mengharapkan kelanjutan pembangunan jalan yang menghubungkan Bungus Timur, Indarung dan Lubuk Kilangan yang sempat terhenti. Menurutnya, proyek kerja sama Pemko Padang dengan Kodim 0312 Padang melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sejak tahun 2011 itu, sangat penting sebagai sebuah solusi mengantisipasi kecelakaan. Mengingat cukup tingginya kerawanan berkendara dan bagi anak-anak yang melintasi Jalan Raya Padang-Painan sejauh ini.

“Pembangunan jalan tersebut dketahui terhenti karena adanya suatu permasalahan. Untuk itu, salah satu upayanya mungkin melalui kesepakatan bersama dari seluruh elemen masyarakat di sini. Sehingga diharapkan menguatkan dan bisa mengambil sikap bagaimana tindak lanjut ke depan,” imbuh Wako sembari menutup dialog tersebut.

Di akhir kegiatan Walikota menyerahkan dana hibah dari Pemko sebesar Rp10 Juta untuk pembangunan masjid yang diterima secara simbolis oleh pengurus masjid. Dalam kesempatan itu juga hadir Indra Dt Rajo Lelo anggota DPRD Sumbar, Arpendi Dt Tan Bagindo anggota DPRD Padang, Unsur Forkopimka Bungtekab, tokoh masyarakat kenagarian setempat serta lainnya. (David)

 
Top