N3, Padang - Sebanyak 22 orang anak yatim piatu di lingkungan Masjid Nurul Islam Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Nanggalo mendapatkan santunan masing - masing sebesar Rp1,5 juta. Santunan tersebut langsung diserahkan oleh Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra yang juga Ketua Masjid Nurul Islam Gunung Pangilun.

Dalam kesempatan itu Wahyu Iramana mengatakan, mudah-mudahan santunan ini bisa menjadi pengobat tangis bagi anak yatim dalam menghadapi lebaran Idul Fitri dan tahun ajaran baru 2017/2018 mendatang," sebutnya.

Dikatakan, santunan yang diberikan itu adalah rezeki dari Allah untuk anak-anak yang tidak lagi mempunyai ayah atau ibu, atau bahkan keduanya dalam menghadapi hari kemenangan yang tidak beberapa lama lagi. "Pergunakanlah uang itu untuk hal-hal yang bermanfaat, jangan sampai digunakan untuk hal yang mubazir dan tidak berguna," katanya.

Dia juga berharap, para anak yatim untuk tidak patah semangat dan jangan sampai putus sekolah.Jangan karena tidak ada orang tua menjadikan kita malas. Kita harus rajin sekolah, harus pintar. "Jangan sampai putus sekolah. Kalau ada yang putus sekolah, cepat laporkan ke kelurahan. Pemerintah sudah mempersiapkan dana untuk itu. Kita juga akan usahakan usahakan melalui baznas atau zakat Semen Padang," ungkap Wahyu.

Sementara Lurah Gunung Pangilun Andi Amir mengucapkan terimakasih atas program Masjid Nurul Islam yang telah memberi santunan bagi anak yatim. "Ini dapat meringankan beban anak-anak kita menghadapi Idul Fitri, apalagi menjelang tahun ajaran baru," katanya.

Dia mengatakan, untuk mensyukuri santunan yang diberikan itu, Andi meminta agar anak yatim itu mendoakan para donatur dan pengurus masjid agar selalu diberi kesehatan dan selalu berjuang di jalan Allah dan bisa berjuang untuk anak-anak yatim.

"Gunakan uang yang diterima itu untuk kebutuhan pokok hadapi lebaran dan menghadapi tahun ajaran baru. Boleh beli baju baru, dan bajunsekolah serta kebutuhan sekolah lainnya. Jangan lupa untuk ditabung," ujarnya.

Sementara bendahara Masjid Nurul Islam Ridwan mengatakan anak yatim yang mendapat santunan itu adalah yang masih aktif sekolah mulai dari SD hingga SLTA. "Ada 22 orang anak yatim yang masih aktif sekolah. Masing-masing anak mendapat Rp1,5 juta," katanya.

Juga dikatakan, selain pemberian santunan sekali setahun, Masjid Nurul Islam juga secara rutin memantau anak yatim tersebut dengan mengundang ke masjid untuk diberi siraman rohani dan diberi belanja bulanan. "Disamping itu kita juga mendatangi ke rumah anak yatim untuk wawancara langsung apa yang dibutuhkan dan akan dibelikan," ungkapnya.(baim)
 
Top