N3,PADANG - Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang, Amril Amin mengatakan, kurang elok rasanya Erisman mengatakan bahwa akan bongkar persoalan - persoalan hukum di DPRD Padang. Silahkan saja, tapi hal itu jangan di umbar di muka forum (rapat paripurna,red), ini lembaga kehormatan, apalagi disaksikan wartawan dalam paripurna tentang penetapan keputusan DPRD Kota Padang pemberhentian Ketua DPRD Kota Padang, Senin (5/6) lalu.

Ia menyesalkan hal itu, tetapi lanjutnya, apabila betul ada sebuah bukti-bukti yang bisa dilemparkan kepada teman-teman, ya silahkan saja. Namun jangan di muka forum. Kita dilembaga ini ada yang namanya Badan Kehormatan (BK),sesuai tugas dan fungsi (tupoksi,red) BK DPRD Padang, pihaknya akan berupaya semaksimalnya berupaya bagaimana memperkecil persoalan yang masuk ke BK agar lembaga kedewanan ini tidak mendapat penilaian negatif oleh masyarakat.

BK akan berusaha melakukan pendekatan persuasif terlebih dahulu. Harus ada pemeriksaan mendalam menyangkut kevalidan laporan.  Saya selaku pimpinan BK tentunya akan bertanggungjawab dan difollow up setiap laporan yang masuk ke BK, " katanya, Kamis (8/6)

Saya tidak ingin DPRD Kota Padang sebagai lembaga dewan terhormat wakil rakyat nantinya menjadi lembaga lelucon yang menanggapi laporan yang kurang valid, sehingga lembaga ini menjadi bulan - bulanan yang akhirnya jadi cemoohan serta dinilai negatif oleh masyarakat.

"Untuk itu saya berharap harus menjadi tanggungjawab bersama untuk menjaga nama baik lembaga tempat menampung aspirasi masyarakat Kota ini, " ujarnya.

Selain itu dikatakan, BK tidak akan sembarangan menerima laporan kalau tidak bisa dipertanggungjawabkan menurut ketentuan hukum yang berlaku, serta bagi pelapor harus berani dan bertanggungjawab dalam membuat laporan, jangan asal main lapor saja.

Jadi kepada Erisman, kami lembaga DPRD tidak mencampuri internal (partai,red) Erisman. Tetapi kami hanya di lembaga dan kami berpesan bermohon, masalah lembaga jangan diancam akan bongkar. Kita di DPRD ada Badan Kehormatan, apa masalahnya, silahkan ajukan ke BK laporan yang valid .Kami harap kepada Erisman jangan terulang lagi karena akan membikin malu lembaga DPRD Kota Padang, " ungkap politisi PAN tersebut.

Sebelumnya Pernyataan sensasional Ketua DPRD Padang, Erisman saat Rapat Paripurna Internal di gedung DPRD Padang, Senin (5/6), lalu menuai kontroversi dan tandatanya masyarakat kota Padang.

Bahwa dalam sidang tertinggi lembaga kehormatan tersebut, Erisman secara lansung dan tegas menyatakan dirinya akan membongkar persoalan-persoalan hukum yang ada di DPRD Padang. “Kita semua ada persoalan hukum. Saya akan bongkar persoalan-persoalan hukum yang ada di DPRD,” kata Erisman saat itu.

“Saya akan melakukan gugatan ini. Jadi nanti bisa saja kepada pimpinan atau kepada partai saya ini. Jadi untuk itu, tolong dipahami tolong dimengerti. Kalau dipaksakan juga, ini akan menjadi sesuatu hal yang akan menjadi persoalan di akhirnya nanti.

Jadi sekali lagi saya minta kepada pimpinan, pada bulan Ramadhan ini, kalau dipaksakan dilaksanakan juga, saya siap dengan segala upaya untuk membela hak saya, baik sebagai kader Gerindra maupun di mata hukum,” pungkas Erisman dalam rapat paripurna saat itu.()

Cuplikan Berita

 
Copyright © Nusantaranews All Right Reserved