N3, PADANG -  Untuk mencegah adanya praktik pungutan liar dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB) Tahun Ajaran 2017/2018 untuk tingkat SD dan SMP, Pemerintah secara bersama - sama harus meningkatkan pengawasan baik melalui pengawasan oleh pihak komite sekolah, dinas pendidikan dan masyarakat setempat.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Osman Ayub mengatakan, pengawasan pada Penerimaan Siswa Baru (PSB) harus dilakukan untuk mencegah adanya praktik pungutan liar. "Biasanya bisa berasal dari uang administrasi hingga adanya pihak yang menawarkan kelulusan untuk bisa masuk di sekolah penyelenggara, " katanya Rabu (31/5) 

Ditegaskan, jika terdapat adanya indikasi pungutan liar dalam PSB, masyarakat yang mengetahui harus bisa  melaporkan hal itu ke dinas terkait. "Dalam hal ini Disdik harus memberikan sanksi yang tegas pada oknum di sekolah yang melakukan pungutan liar tersebut, "ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Padang, Barlius mengatakan pelaksanaan PSB di daerah Kota Padang melalui lima jalur penerimaan.

"Lima jalur itu adalah PSB Jalur Umum, Mandiri, Pendidikan Inklusif, Prestasi dan Dalam jaringan (Daring), " jelas Barlius.

Lebihlanjut dikatakan, untuk jadwal pendaftaran PSB Mandiri dimulai dari tanggal 9 hingga 11 Mei 2017, PSB Jalur Umum pada 12 hingga 16 Juni 2017, PSB Pendidikan Inklusif 22 hingga 26 Mei 2017, Prestasi 5 hingga 7 Juni 2017 dan Dalam jaringan (Daring) 12 hingga 17 Juni 2017.

Selain itu Barlius juga menegaskan dalam pelaksanaan PSB tahun ajaran 2017/2018 calon siswa baru tidak dipungut biaya apapun. (M7)

Cuplikan Berita

 
Copyright © Nusantaranews All Right Reserved