N3, Padang ~ Masih banyak sekolah yang tidak memiliki sarana yang memadai untuk pelaksaan ujian berbasis komputer. Banyak sekolah yang belum memiliki komputer sebagai sarana pendukung ujian. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Padang Osman Ayub usai melihat pelaksanaan UNBK di SMP 12 Padang dan beberapa SMP.

Dia menilai pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SLTP masih belum siap dilaksanakan di Kota Padang. Setelah melihat pelaksanaan UNBK SMP, ternyata banyak sekolah yang tidak memiliki sarana yang memadai untuk pelaksaan ujian.

"Banyak sekolah yang belum memiliki komputer sebagai sarana pendukung ujian," kata Osman Ayub didampingi anggota Komisi IV, Helmi Moesim dari ruang kerjanya.

Dikatakan, ada beberapa SMP yang berusaha meminjam komputer di SMA, namun kenyataannya, dalam peminjaman itu ada pula banyak syarat yang diminta pihak SMA. "Bahkan ada yang minta pembayaran atas peminjaman komputer itu," jelas Osman Ayub.

Hal itu dikarenakan sudah beralihnya pengelolaan SMA dan SMK ke provinsi, sehingga mereka beranggapan tidak ada urusan dengan pemko ataupun SMP yang masih dibawah pengelolaan Pemko Padang. "Ini yang menjadi persoalan yang perlu kita perhatikan," katanya.

Namun disisi lain, dia mengatakan DPRD Padang pada prinsipnya mendukung pelaksanaan UNBK di Padang. Dia mengatakan, seharusnya sejak awal pelaksanaan UNBK itu sudah diantisipasi dengan penyediaan sarana dan prasarana pendukung, sehingga saat pelaksanaan tidak lagi ada kendala.

"Kalau sejak awal sudah direncanakan, tentu kita bisa menganggarkan untuk pengadaan sarana dan prasarananya. Tapi memang UNBK itu program nasional yang dilaksanakan dadakan, sehingga kita kelabakan," pungkasnya.

"Kita memang ingin pelaksanaan UNBK ini secara menyeluruh. Dan kami siap mensupport dari segi anggaran. Kedepan, lanjutnya, DPRD akan mendukung penyediaan sarana dan prasarana termasuk sisi anggaran,"ungkap politisi Hanura ini. (baim)

Cuplikan Berita

 
Copyright © Nusantaranews All Right Reserved