N3, Padang ~ Pagi ini Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah melepas "Biduak Buayo Lauik" di pantai Muaro Lasak Kota Padang. Dimana kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan ekonomi dan memberi rangsangan para nelayan yang tinggal dipesisir pantai, untuk selalu gigih mencari ikan dilaut.

Hadir pada kesempatan ini, Sekda Kota Padang Asnel, Kepada Dispenda Adib Al-Fikri, Kepala Dinas Pariwisat Mehdi, Kepala Dinas Kelautan Zalbadri, Ketua DPD PAN Hendri Septa serta seluruh kelompok nelayan yang ada di Pesisir Pantai Padang.

Walikota Padang Mahyeldi dalam sambutannya meminta agar budaya tradisional melepas "biduak" (payang) yang didahului dengan ritual makan bajamba, serta membaca do'a untuk keselamatan dan dimudahkan rezki oleh Allah dapat dipertahankan.

"ini merupakan budaya tradisional nenek moyang kita, yang perlu dilestarikan dan dilanjutkan kepada anak cucu" ucap Mahyeldi.

Kita sama-sama menyadari, dengan pesatnya perkembangan zaman, budaya-budaya tradisional yang bertitik tolak terhadap kebersamaan dan kegotong royongan, secara perlahan terkikis dan tergantikan oleh kemajuan teknologi yang begitu pesat. Dimana kemajuan itu membuat kita menjadi manusia yang ego dan tidak peduli terhadap lingkungan.

Maka dari itu, melalui budaya pelepasan "biduak" ini, diharapkan kepada masyarakat agar bisa mempertahankan kelangsungannya dengan berkelanjutan.

Selama ini saya menyadari, sewaktu melakukan pembersihan dan penataan pantai Padang yang selama ini dikenal dengan "banyak maksiatnya" tentu ada pro dan kotra ditengah masyarakat.

Namun yakinlah, kalau kita bersama-sama berupaya memberantas dan menghilangkan image negatif tersebut, Ridho Allah pasti akan datang.

Alhamdulillah, pertanda turunnya rahmat itu telah dapat dilihat bersama, saat ini dipantai Padang telah banyak bermunculan kembali biota biota laut, seperti Lumba-lumba, udang Sa i, dan Penyu. Padahal dibeberapa tahun belakangan ini saya tidak lagi pernah melihat kehadiran hewan-hewan tersebut.

Yach mudah-mudahan, ini suatu isyarat akan berlimpahnya hasil tangkapan ikan nelayan, yang sudah tentu berimbas terhadap meningkatnya roda perekonomian khususnya masyarakat yang tinggal di pesisir pantai Padang, harap Mahyeldi.

Sebelum acara puncak pelepasan "biduak buayo lauik" Walikota Padang bersama masyarakat melakukan do'a dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Hingga berita ini tayang, acara pelepasan biduak buayo lauik masih berlangsung. **

 
Top