N3, Tarakan ~ Permasalah penyelesaian sampah di kota Tarakan  seperti nya akan berakhir dalam waktu dekat, Kelompok masyarakat yang peduli dengan Masalah kebersihan yang tergabung dalam Kawasan Strategi Nasional (KSN) telah berhasil mengolah limbah masyarakat seperti kantong Plastik, Minyak Goreng bekas menjadi bio Solar, bio etanol.

Menurut Adhi Herusakti Kepala Regional Asset EP Pertamina, menjelaskan bahwa Pertamina tengah membina masyarakat agar bisa mengelola sampah semesta yang dikelola dari limbah minyak goreng, sampah plastik dan sampah makanan dan buah buahan.

"Kami membina masyarakat untuk bisa mengelola limbah tersebut menjadi bahan energi Alternatif, sebagai contoh minyak goreng bisa menjadi bio solar, dan dan sisa buah buahan busuk bisa menjadi bio metanol dan plastik bisa di ubah menjadi bensin" jelas Adhi

Sofian Raga yang hadir ketika meresmikan KSN kelompok masyarakat yang tergabung di kampung 6, dapat merubah Energi Alternatif dari Sampah Semesta ssalah satu terobosan yang baik, selain menciptakan tenaga kerja dari hasil pengolahan limbah, serta sebagai petugas yang mengambil sampah dari rumah ke rumah.

"Skarang tempat sampah yang biasa menampung sampah dibuang di laut dan pinggir jalan yang di hasilkan oleh masyarakat Tarakan, tempat sampah di pinggir jalan sudah di tarik sekarang diambil dinas kebersihan ke masing masing rumah untuk ditampung ke Penampungan Sampah Semeta" Jelas Sofian

Sofian Menjelaskan sampah penampungan sampah semesta di masing masing kelurahan dapat penyelesaian sampah masyarakat, dan saya dengan umur 55 tahun ini sedang melakukan penyelesaian sampah dengan membuka lahan sebesar 70 hektare di daerah Juwata dan dapat mengolah sampah menjadi energi alternatif.

Semoga dengan binaan Pertamina tersebut sebagai percontohan di kampung 6 dapat berjalan lancar , program pengolahan sampah bisa dibuat masal di TPA aki balak dan Juwata.

Rasdi ketua KSN Kampung 6 yang peduli akan pengolahan sampah Masyarakat, bahwa dirinya bersama Pertamina berpadu dalam pengolahan sampah.

" KSN akan terus berpadu dengan Pertamina dalam mengelola sampah untuk menjadi  energi alternatif di kota Tarakan" jelas Rasdi

Menurut Rasdi minyak goreng yang tidak terpakai bisa menghasilkan uang dan lapangan kerja, dalam pengolahan minyak goreng tersebut bisa menjadi bio solar dalam waktu 4-7 jam per 400 liter.

Sofian Raga sebagai walikota Tarakan membuka KRAN dan memberikan gerobak semesta sampah yang disumbang oleh Pertamina.

" Dengan mengucapkan puji syukur saya nyatakan KSN Kampung 6 di buma" disambut tepuk tangan yang meriah.

Dengan ini saya harapkan 2 kelurahan Juwata timur dan Utara agar segera membentuk rumah sampah semesta minimal 2 RT dulu secara bertahap. Terang Sofian menutup. (Bonar Sahat)

Cuplikan Berita

 
Copyright © Nusantaranews All Right Reserved