N3, Limapuluh Kota - Bupati Limapuluh Kota Ir. Irfendi Arbi, M.P mengajak semua pihak agar senantiasa dapat mengambil hikmah dan iktibar dari apa yang sudah dilaksanakan.  Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati peristiwa sejarah, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota, yakni hari jadi pemerintahan umum ke 176, melalui agenda dilaksanakan pemerintah daerah bersama DPRD secara berkala setiap tahun.
Irfendi Arbi menyebutkan, rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun, hari jadi atau milad memang sudah menjadi suatu kebiasaan di masyarakat baik pribadi, golongan, kelompok, maupun lembaga. Dari agenda yang dimaksud, bisa dilakukan muhasabah (perenungan), mengambil ibroh (pelajaran), serta instrospeksi diri terhadap perjalanan waktu yang telah dilakukan dari sisi kelemahan dan kekurangan untuk menjadi pelajaran berharga di masa yang akan datang.

“Terkait hal ini kita perlu mengenang dan mengucapkan terima kasih kepada para pendahulu yang telah mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk mengabdi dan berbakti demi membangun daerah dan Negara,” kata Bupati Irfendi Arbi.

Pemerintahan umum di Kabupaten Limapuluh Kota sudah berumur 176 tahun. Ibarat umur manusia, kata Bupati, masa yang hampir 2 abad ini bukan masa yang pendek. Seharusnya dalam pertambahan usia, dapat memberi nilai tambah dari setiap masa yang dilalui dan mampu membuat sejajar dengan yang lain.

Dalam upaya usaha membangun daerah, ketersediaan potensi sumber daya alam yang melimpah juga tidak menjamin bisa memberi kemakmuran dan kemajuan. Limapuluh Kota, ajaknya, harus bangkit dan berbenah memberdayakan potensi yang dimiliki, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

“Mari kita dorong bersama dan ciptakan peluang kepada generasi muda untuk menguasai ilmu dan teknologi. Kita jadikan momentum hari jadi untuk membangun daerah dan masyarakat melalui diri pribadi, keluarga, dan masyarakat,” jelasnya.

Dalam menjalankan kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat, serta menjalankan pemerintahan, semua upaya dan kerja keras yang kita lakukan harus diiringi dengan semangat kebersamaan dan prinsip kerjasama.

“Mari kita satukan hati dan tekad, samakan langkah dan persepsi guna memberikan karya dan bakti bagi masyarakat, daerah, dan negara.

Semenjak dilantik Gubernur Sumatera Barat pada 17 Februari 2016 silam, Bupati dan jajaran mengaku telah berusaha sekuat tenaga, mengerahkan daya dan upaya untuk menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat. Secara bertahap, demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat, diupayakan apa yang bisa dilakukan.

Berkat bantuan, dukungan dan kerjasama, semua pihak termasuk DPRD selaku mitra kerja pemerintah daerah, serta jajaran aparatur sipil negara, Irfendi menyebut, pihak yang sudah berupaya memberikan yang terbaik untuk daerah di bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.(***)
 
Top