N3 Tarakan - peluncuran program beras Sejahtera kepada masyarakat yang tidak mampu oleh Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie dipenuhi suasana haru, pembagian di gedung serbaguna kantor Walikota Tarakan Kalimantan Utara pada Rabu (19/4) siang

Dalam sambutan Gubernur Irianto Lambrie kepada Pejabat dan Masyarakat penerima beras pra Sejahtera (RASDRA), Menurut Gubernur pentingnya menjaga instabilitas negara dengan ketahanan pangan serta keterpaduan informasi tentang tingkatkan ekonomi di  masyarakat, Sehingga kita dapat mengontrol atau mengurangi angka kemiskinan di Kalimantan Utara kedepannya.

" Dengan pembagian program beras Sejahtera kepada masyarakat diharapkan ketahanan pangan dapat menjaga instabilitas ketahan pangan dan pangan kepada Masyarakat, akan tetapi kedepannya untuk mengetahui jumlah kemiskinan, sejahtera dan Masyarakat berada untuk kedepannya kita perlu Informasi Statistik dari Badan Statistik  Nasional agar mengetahui jumlah kondisi ekonomi Masyarakat" Jelasnya

Menurut Gubernur Irianto, diharapakan dengan membuka peluncuran program beras sejahtera (Rastra) Kaltara 2017 di Gedung Serba Guna Kantor Walikota Tarakan bisa menekankan kembali soal pentingnya kebutuhan pangan, beras Rastra salah satunya beras untuk pemenuhan kebutuhan pangan kepada masyarakat terutamanya terhadap warga pra sejahtera atau warga kurang mampu.

"Harapan saya kepada bupati dan walikota untuk lebih mematangkan data masyarakat kurang mampu di wilayahnya masing-masing, Keakuratan data penting, agar program-program untuk warga kurang mampu dapat tepat sasaran. Termasuk program Rastra" Terang Gubernur.

Gubernur mengharapkan dalam Program rastra juga memberikan beberapa manfaat penting, Di antaranya, meningkatkan ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, mengendalikan inflasi, serta untuk stabilisasi harga beras di pasaran.

Patut disyukuri dan harus terus ditingkatkan, jumlah penerima Rastra di Kaltara menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Sesuai data penurunan mencapai sekitar 7,6 persen.

" Ya kita patut bersyukur bahwa angka kemiskinan penerima beras Rastra sudah menurun menjadi 7,6% se Kalimantan Utara" jelas Gubernur

Di tempat berbeda walikota Tarakan Sofian Raga Menjelaskan program Beras untuk Masyarakat pra sejahtera akan terus dioptimalkan, sebagai langkah awal masukan dari Gubernur Pak Irianto memperkuat statistik ada baiknya juga.

" Dengan program Rastra kita akan melakukan statistik penduduk di Tarakan tentang keberadaan masyarakat dari ekonomi dan sosial budaya, karena ini penting Masyarakat Tarakan sendiri diharapkan angka kemiskinan bisa berkurang" Jelas Sofian Raga

Sofian Menjelaskan dengan informasi statistik Pemerintah kota Tarakan bisa mengontrol akan laju kemiskinan, dengan memberikan jenis usaha dan Lapangan kerja yang tidak lama lagi akan dibangun beberapa proyek pemerintah seperti perluasan bandara Tarakan dan pelabuhan sped tangkayu.

" Pembangunan fisik di Pemerintah Kota Tarakan dari pelabuhan tengkayu dan bandara Juwata Tarakan akan dapat mengurangi angka kemiskinan, selain itu pemerintah kota akan berupaya membuka lapangan kerja dengan membuka Usaha Kecil Dan Menegah, sehingga produk tersebut dapat dibantu dengan dipasarkan oleh pemerintah kota Tarakan" terang Sofian

Dalam pembagian beras Rastra 340 ton diberikan dikantor walikota Tarakan dengan Masyarakat pra sejahtera membeli beras dengan harga 1600 per Kilogram, harga Beras pra sejahtera lebih murah dibandingkan harga pasaran sebesar 10ribuan per kilogram nya. ( Bonar Sahat)

Cuplikan Berita

 
Copyright © Nusantaranews All Right Reserved