N3, Limapuluh Kota - Pembangunan dan rehabilitasi sarana ibadah menjadi perhatian Pemkab Limapuluh Kota, guna menggenjot perbaikan akhlak dan mental masyarakat. Masjid sedianya tidak cuma berfungsi sebagai sarana vital bidang keagamaan, tapi juga sebagai tempat musyawarah-mufakat untuk kemajuan pembangunan.
Hal tersebut disampaikan, Wakil Bupati Ferizal Ridwan, ketika melakukan pemancangan tanda dimulainya pembangunan baru Masjid Baiturrahman di Jorong Parontian, Nagari Baruahgunuang, Kecamatan Bukik Barisan, Rabu (15/3) siang. 
"Sudah tertanamnya azaz kehidupan beragama di suatu daerah, bisa dilihat dari kemegahan masjidnya. Apabila masjidnya masih lebih buruk, ketimbang bangunan rumah penduduk, berarti belum tercipta kehidupan beragama di daerah tersebut," sebut Ferizal.
Menurutnya, di Limapuluh Kota, bangunan masjid atau sarana ibadah yang ada di masing-masing nagari atau jorong rata-rata sudah cukup memadai. Hanya saja, saat ini masjid baru sebatas dimanfaatkan warga untuk menjalankan kegiatan ibadah rutin, semisal sholat atau mengaji.
Menurut syariat dan sunnah agama, masjid sedianya bisa difungsikan menjadi tempat musyawarah-mufakat. "Bayangkan saja, pada zaman Rasulullah SAW, Masjid tidak hanya menjadi tempat berembuk, tapi pernah difungsikan menyimpan tawanan perang. Begitu banyak fungsi masjid bagi kita," sebut Ferizal.
Penerapan program "Babaliak Ka Surau" yang terus digalakkan pemerintah, katanya, juga musti terus digelorakan, demi membentengi generasi muda dari pengaruh negatif. Dalam kesempatan itu, Ferizal sempat menjawab banyaknya pengaduan warga soal lambannya pembangunan infrastuktur.
Putra Lareh Sago Halaban itu mengajak, warga tidak berkecil hati karena belum merasakan pemerataan pembangunan dari pemerintah. "Mari kita sama-sama mendukung, sama-sama berusaha dan memperbaiki niat, bagaimana pembangunan daerah ini berjalan sebaik-baiknya, supaya lebih adil dan merata," tutur Ferizal.     
Ferizal mengapresiasi, tingginya semangat kebersamaan dan gotong-royong masyarakat Baruahgunuang, dalam menyukseskan pembangunan masjid secara swadaya. Baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun dana. Termasuk kepada warga yang dengan suka-rela mewakafkan tanah.
Dalam kunjungannya ke nagari penghasil Tembakau itu, Wabup didampingi Sekcam Bukik Barisan, Wiradinanta F, Wanag Baruahgunuang, Ciswarman, serta Desriyal, tokoh masyarakat setempat yang juga pejabat di Kemenag. Selain di Jorong Parantian, Ferizal juga sempat meninjau kondisi masjid Infakiah di Jorong Bandarait, yang tengah direhabilitasi karena rusak terkena bencana. (Rahmat Sitepu)

Cuplikan Berita

 
Copyright © Nusantaranews All Right Reserved