N3, Sawahlunto ~ Warga Nagari Kubang Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto khawatir dengan proyek lanjutan pembangunan embung Sumpahan yang kini memasuki tahapan III. Kekhawatiran terhadap proyek pekerjaan pembangunan embung yang tapah sebelumnya melalui pekerjaan embung, intake dan jaringan pipa transmisi air baku Sumpahan lanjutan tahap III bernilai Rp7,4 miliar itu.
 
Pasalnya, kekhawatiran tersebut disebabkan kondisi pekerjaan embung tersebut, rentan ambruk, berakibat akan makan korban warga sekitar lokasi pekerjaan proyek tersebut. Sementara Satker proyek tersebut di Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V, masih belum bisa dikonfirmasikan terkait ketakutan warga tersebut.
 
ilustrasi foto google
“Kami berharap Satker agar turun kelapangan melakukan uji kelayakan terhadap pekerjaan proyek  ini. Soalnya, kami warga masih ketakutan dengan kondisi pekerjaan proyek ini,” kata salah seorang warga seraya mengatakan, haruskan memakan korban dulu baru diperbaiki.
 
Rasa takut itulah  mendorong para tokoh masyarakat kenagarian tersebut mendatangi Balaikota Sawahlunto, Rabu (7/12/2016) lalu, para tokoh masyarakat tersebut meminta keterangan dari pihak Satker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera V Provinsi Sumatera Barat serta garansi bahwa bangunan ini layak dan tidak menimbulkan bencana dikemudian hari. 
 
Salah seorang tokoh masyarakat, Pangulu Suku Dalimo Irdam Hos Dt. Maharajo Kayo menyatakan, ninik mamak Nagari Kubang khawatir dengan lanjutan pembangunan embung Sumpahan tersebut dan meminta uji kelayakan dari pihak berkompeten sebelum dilanjutkan atau akan dioperasikan. “Warga sekitar proyek ini menyangsikan karena ada yang retak dan kondisinya dikhawatirkan kalau dilanjutkan,” ujar Dt Marajo di Balaikota. 
 
Sebelumnya, Ketua KAN Kubang, Edrizon Efendi Khatib Bosa bersama Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari Kubang serta Kepala Desa Kubang Tangah melakukan peninjauan langsung ke proyek Embung Air Baku Batang Sumpahan Nagari Kubang, Senin (19/9) lalu. Peninjauan itu dilakukan untuk menindaklajuti laporan dari masyarakat sekitar aliran Batang Sumpahan. Saat itu disepakati, sebelum embung tersebut dilanjutkan dan difungsikan, hendaknya dilakukan uji kelayakan dari pihak yang berkompeten. 
 
Pembangunan embung, intake dan jaringan pipa transmisi air baku Sumpahan di Kota Sawahlunto pada Satker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera V Provinsi Sumatera Barat sudah lanjutan tahap III dikerjakan PT.Diamers Andalas Prima. Sebelumnya juga telah dilakukan pekerjaan awal sejak tahun 2014 dan tahun lalu dikerjaan PT. Dapindo Karya Nusa, menunggu apakah layak atau sebaliknya. Tumpak/Nv
 
Top