N3, Payakumbuh ~ Tiga hari pasca  musibah banjir dan longsor Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, lampu listrik PLN (Persero) sudah menyala kembali. Sejak Senin (6/3), PT PLN sudah memperbaiki jaringan kabel yang putus, membuka dapur umum, bakti sosial dan menyerahkan bantuan buku dan peralatan sekolah.

Kegiatan PLN Peduli itu, dipimpin langsung Head Of  Corporate  PLN Pusat, I Made Suprateka dan GM PLN Sumbar Bambang Yusuf. "Kegiatan PLN Peduli ini, salah satu bentuk prihatin seluruh jajaran PLN terhadap musibah bencana alam di Limapuluh Kota ini," sebut I Made Suprateka di Payakumbuh, Selasa (7/3).

Menurut I Made Suprateka, dapur umum PLN, dalam rangka membantu warga Pangkalan untuk mendapatkan makanan. Dip√©rkirakan, ada 2.000 lebih warga setempat yang diberikan makan. Kegiatan lainny√†, membantu warga membersihkan sekolah dan  prasarana peribadatan yang tertimbun lumpur. Selain bantuan buku-buku sekolah.

Bantuan CSR  PLN

Dalam kunjungan tersebut untuk membantu meringankan beban Masyarakat Limapuluh Kota yang terkena musibah itu, rombongan PLN Pusat itu, juga diterima Pemko Payakumbuh, Selasa (7/3).

Dalam pertemuan singkat di Restoran Pergaulan Payakumbuh, rombongan diterima Asisten II Setdako H. Amriul, Kadis LH Jhon Kenedi, Kabag Umum Sufriadi dan Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Junaidi.

Pihak PLN berjanji akan ikut mendorong pemko dalam membina pelaku UMKM yang bergerak dibidang usaha kuliner, memanfaatkan dana CSR. "Siapkanlah proposalnya, kita akan membantu pemko untuk mengembangkan usaha kuliner. Minimal memberikan bantuan pembuatan lapak-lapak buat pedagang bersangkutan  lewat dana CSR PLN," kata I Made. 
Menurut I Made, kuliner malam Payakumbuh  cukup strategis untuk menarik kunjungan wisata ke kota ini. Tinggal lagi, membenahi lapak atau gerobak pedagang, agar tampak lebih baik dan nyaman dikunjungi, simpulnya (Rahmat Sitepu)
 
Top