CCU (Cross Cultural Understanding) Pemahaman Lintas Budaya
Oleh : Rahmat Sitepu, Spd (Bhs. Inggris) *

Setiap kita pasti ingin dapat berkomunikasi dengan orang dari sudut benua yang lain, contohnya dengan orang “barat’. Bahasa komunikasi global yang dipakai pleh penghuni planet bumi adalah bahasa Inggris. Orang belajar bahasa Inggris untuk bisa mengerti dan bercakap cakap dengan orang luar serta berbagi diantara mereka – penghuni planet bumi.

Ketika kita bertemu atau berpapasan dengan orang asing tentu kita ingin bercakap cakap, kadang hanya dengan modal beberapa kata dalam bahasa Inggris. Good morning, how do you do, where are you from dan lain lain. Lucunya ketika mereka menjawab dan berbicara lebih jauh, kita malah kelabakan karena tidak dapat menangkap maksud dari perkataan mereka disebabkan kosa kata yang kurang.

Pada edisi ini, penulis mengungkap fakta fakta tentang CCU (Cross Cultural Understanding) yaitu pemahaman lintas budaya. Pemahaman ini berfungsi untuk memahami bagaimana budaya negara lain khususnya negara negara barat sana. Juga dapat menentukan sikap ketika kita berinteraksi dengan mereka.
  1. Jangan pernah menanyakan umur  - umumnya orang barat (foreigner) merasa tidak nyaman ketika di tanyakan umur. Bagi mereka, menanyakan umur adalah hal yang personal dan mereka tidak mau hal itu di bagi terhadap orang yang baru dikenal.  
  2. Jangan pernah berkata bohong – tradisi di barat sana “never trust a liar”. Ketika kita pernah berbohong kepada mereka maka tidak akan pernah percaya lagi. Bagi mereka berterus terang adalah hal yang lumrah walaupun itu akan menyakitkan. Berbeda dengan budaya kita yang lebih cenderung berbasa basi.  
  3. Jangan pernah memegang property mereka tanpa izin – dalam pertemuan pertama kali kadang kita ingin tunjukkan keramahan kita dengan membantu membawakan tas atau bawaan mereka. Tapi itu kadang menjadi masalah karena tanpa izin terlebih dahulu mereka akan marah dan tidak terima dengan kelancangan kita. Berbuat yang baik tapi tidak dimengerti akan berbuah ketidak nyamanan dan situasi tidak mengenakkan.
  4. Jangan tersinggung dengan tangan kiri – umumnya orang orang di daerah barat sana biasa menggunakan tangan kiri, baik dalam menulis, memegang perkakas, menyetop mobil, memberikan sesuatu. Budaya kita di timur cenderung menganggap tangan kiri sebagai tangan yang tidak sopan atau ‘tangan cebok”. Kita harus maklum bahwa fakta orang barat ketika cebok mereka memakai toilet paper jadi tidaklah jadi bahan acuan bagi mereka untuk menghina tangan kiri. Untuk itu kalau di kita disodorkan sesuatu dengan tangan kiri maka kita harus maklum sembari perlahan lahan kita jelaskan budaya kita di timur menganggap penggunaan tangan kiri sebagai perbuatan tidak sopan.
Contoh diatas adalah sekelumit kecil dari budaya luar yang kita semua tidak pahami dan mengerti yang nanti akan berakibat kepada ketidaknyamanan dan kesalah pengertian diantara kita apabila berinteraksi dengan orang asing yang kita temui atau menjalin hubungan dengan mereka.

Tunggu edisi selanjutnya : Pengalaman Pahit Dan Lucu Berteman Dengan Bule
*Penulis adalah Sarjana Pendidikan dalam Bidang Bahasa Inggris (IKIP/UNP)
 
Top