N3, Payakumbuh - Sebanyak 30 unit rumah layak huni (RLH) swadaya siap dibangun baru tahun ini ditambah dengan 257 unit rumah tidak layak huni (RTLH) siap dibantu untuk ditingkatkan kualitasnya, demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Payakumbuh,  Amriul M.Mpd pada kegiatan Rapat Teknis Mekanisme Pelaksanaan Program Bantuan Rumah Swadaya, di Dinas Perumahan dan Pemukiman, Sawah Padang.
 
RTLH ini merupakan rumah yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan bangunan, kecukupan minimum luas bangunan dan kesehatan penghuninya, di Kota Payakumbuh RTLH akan mendapatkan bantuan stimulant dari DAK sebesar 3,17 milyar rupiah dan dari DAU APBD sebesar 500 juta rupiah. Bantuan tersebut untuk pembangunan baru maupun untuk peningkatan kualitas rumah, imbuh Asisten II dalam sambutannya.
 
Pelaksanaan bantuan ini dilakukan dengan mekanisme program Bantuan Rumah Swadaya sebagaimana diatur secara detil dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Nomor 33 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Infrastruktur. Prinsipnya, bantuan ini merupakan stimulant bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dimana diperlukan keswadayaan dan komitmen serta kesiapan masyarakat berupa dana swadaya baik berupa tabungan bahan bangunan maupun aset lain sebagai tambahan, demikian penjelasan Asisten II menambahkan.
 
Lebih lanjut Asisten II Setdako ini menjelaskan terkait bantuan ini secara rinci disampaikan kepada 3 kecamatan 16 kelurahan. Dimana untuk pembangunan rumah layak huni baru sebanyak 30 unit melalui Dana DAK terdiri atas 5 unit di kelurahan Aur Kuning, 6 unit di kelurahan Limbukan, 7 unit dikelurahan Koto Tuo Limo Kampuang dan 12 unit lagi kelurahan Padang Karambia.
 
Selanjutnya untuk 227 unit Rumah tidak layak huni (RTLH) yang akan dibantu peningkatan kualitasnya terdiri atas 7 unit di kelurahan aur kuning, 2 unit di kelurahan limbukan, 9 unit di kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang, 4 unit di kelurahan Padang Karambia, 15 unit di kelurahan Kepalo Koto, dan 3 unit di kelurahan Balai Panjang, seluruhnya berada di kecamatan Payakumbuh Selatan sebanyak 40 unit.
 
Kecamatan Latina juga mendapatkan jatah bantuan  peningkatan kualitas rumah sebanyak 89 unit rumah, terdiri 29 unit di Koto Panjang Dalam, 8 unit di Koto Panjang Padang, 26 unit di Parik Muko Aia, 26 unit di Padang Sikabu. Sementara itu Kecamatan Payakumbuh Timur tidak ketinggalan juga mendapatkan bantuan yang sama sebanyak 98 unit dari Dana DAK untuk 42 unit di kelurahan Padang Alai Bodi, 42 unit di kelurahan Payobasung dan 14 unit di kelurahan Balai Jaring. Tambahan sebanyak 50 unit dengan dana DAU APBD terdiri 13 unit di kelurahan Balai Jaring, 17 unit di Padang Tangah Payobadar dan 20 unit di kelurahan Tiakar.
 
Dalam kesempatan yang sama, Marta Minanda, ST. MT selaku Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman menjelaskan melalui  bahan rapat teknis yang disampaikan pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa tahap sekarang sedang dilakukan survey lapangan untuk menetapkan calon penerima bantuan oleh 5 orang tenaga fasilitator lapangan di kelurahan yang terpilih. Penentuan usulan prioritas kelurahan dipilih yang menerima bantuan rumah swadaya berdasarkan criteria keberadaan RTLH di kelurahan tersebut, berdasar jumlah kekurangan rumah (backlog), kelurahan yang ditetapkan sebagai lokasi kawasan kumuh (15 kelurahan) dan atau berada pada peningkatan kualitas kawasan kumuh (33 kelurahan) serta menggunakan prinsip prioritas Nasional yakni kelurahan Tuntas RTLH dan Kecamatan Tuntas. (Rahmat Sitepu)
 
Top