N3, Padang ~ Struktur  kepengurusan Badan Kehormatan (BK) periode 2017 - 2019 telah ditetapkan melalui rapat paripurna DPRD Kota Padang, pada 7 Maret 2017 beranggotakan lima orang anggota dewan dengan Ketua terpilih Amril Amin dari fraksi PAN.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang, Amril Amin menyampaikan, dirinya bersyukur dengan terpilihnya sebagai Ketua BK DPRD Kota Padang. Kedepan tantangan dan tanggungung jawab serta amanah yang telah dipercayakan tentu saja lebih berat, " ujar Amril Amin yang lebih akrab dipanggil Aciak tersebut kepada wartawan usai paripurna pemilihan pempinan dan anggota BK kemarin.

Sesuai tugas dan fungsi (tupoksi,red) Badan Kehormatan DPRD Padang, pihaknya akan berupaya semaksimalnya untuk memperbaiki kinerja BK kedepan. Kami akan berupaya bagaimana memperkecil persoalan yang masuk ke BK agar lembaga kedewanan ini tidak mendapat penilaian negatif oleh masyarakat.

Amril Amin (Aciak) menyatakan, selaku Ketua BK bersama Wakil Ketua BK serta tiga orang anggota BK lainnya akan merumuskan konsep kerja Badan Kehormatan ini agar lebih solid dalam melaksanakan kinerja BK DPRD Padang selama 2,5 tahun periode masa bakti kedepannya.

Lebihlanjut disampaikan, nantinya ketika adanya masuk laporan anggota dewan yang bermasalah maka sebagai Ketua BK bersama anggota BK lainnya akan berusaha melakukan pendekatan persuasif terlebih dahulu. Harus ada pemeriksaan mendalam menyangkut kevalidan laporan. Sebagai pimpinan BK Amril Amin akan bertanggungjawab dan difollow up setiap laporan yang masuk ke BK.

Saya tidak ingin DPRD Kota Padang sebagai lembaga dewan terhormat wakil rakyat nantinya menjadi lembaga lelucon yang menanggapi laporan yang kurang valid, sehingga lembaga ini menjadi bulan - bulanan yang akhirnya jadi cemoohan serta dinilai negatif oleh masyakat.

"Kita akui memang dalam kehidupan ini tidak ada yang tidak pernah berbuat suatu kesalahan, karena kita bukanlah makhluk sempurna, yang pastinya ada sifat kekhilafan. Untuk itu saya berharap harus menjadi tanggungjawab bersama untuk menjaga nama baik lembaga tempat menampung aspirasi masyarakat Kota Padang ini, " ujarnya.

Kami juga berharap setiap anggota dewan hendaknya harus meningkatkan disiplin dengan mentaati tata tertib (tatib) yang ada. Karena diakuinya lembaga ini rentan dengan isu, hal ini harus lebih objektif dalam menyikapinya. Pada periode sebelumnya ketika masih ada kekurangan akan dicoba diperbaiki menjadi lebih baik lagi.Kita tidak akan sembarangan menerima laporan kalau tidak bisa dipertanggungjawabkan menurut ketentuan hukum yang berlaku, serta bagi pelapor harus berani dan bertanggungjawab dalam membuat laporan, jangan asal main lapor saja.

Sangat disayangkan ketika BK harus menindaklanjuti laporan yang kurang valid yang akan berdampak hukuman moral ditengah masyarakat, karena pembunahan karekter seseorang tidak bisa dibayar atau diganti dengan uang. Kita harus arif karena seseorang itu tentulah mempunyai keluarga, karib kerabat.

Amril Amin juga mengharapkan kepada wartawan baik media cetak, elektronik, online agar menyampaikan pemberitaan yang sehat dan berimbang, jangan sifatnya adu domba. Saya mohon maaf , janganlah wartawan ditunggangi politik, dengan di imingi sejumlah uang dijadikan alat kepentingan bagi seseorang ataupun kelompok yang dimanfaatkan untuk menjatuhkan orang lain. Marilah bersama kita membangun dengan cara yang sehat, " ungkapnya.()

Cuplikan Berita

 
Copyright © Nusantaranews All Right Reserved