Ilustrasi
N3, Jatim ~ Hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan mengguyur wilayah Jawa Timur hingga Maret 2017. Warga Jawa Timur diminta waspada adanya banjir dan dampak cuaca ekstrem lainnya.

"Selain curah hujan hingga, juga terjadi air laut pasang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Sudarmawan, (Kamis, 2/2/2017).

Darmawan menjelaskan, cuaca ekstrem seperti hujan deras dan air laut pasang berpotensi menyebabkan banjir dan gelombang tinggi. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah dan BPBD di kabupaten/kota di Jawa Timur untuk mengantisipasi cuaca ekstrem tersebut.

Dikabarkan karena adanya pusat tekanan di sebelah barat laut Benua Australia atau bibit badai tropis (Tropical Law), menyebabkan gelombang tinggi di laut selatan Pulau Jawa. Tinggi gelombang yang mencapai 4 meter menyebabkan banyak nelayan enggan melaut.

Sedikitnya nelayan yang berani melaut, menyebabkan tangkapan ikan berkurang. Akibatnya, harga ikan semakin mahal.

Sementara itu, prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat Rismanto Efendi mengatakan, gelombang tinggi tidak hanya terjadi di selatan Pulau Jawa. Hal serupa juga terjadi di Laut Cina Selatan, timur Pulau Jawa, Selat Sunda bagian selatan, barat Lampung, selatan Pulau Sumbawa, dan sepanjang Samudera Hindia.
 
Top