N3, Padang ~ Raut bahagia terpancar jelas dari wajah Zayafika Mareta, putri pertama Kepala Bagian Humas Setda Kota Padang Zayadi. Bagaimana tidak, hari itu dirinya dipersunting pria idamannya Agung Putra Utama. Keduanya pun sah sebagai pasangan suami istri setelah mengucap ijab kabul di depan penghulu.

Kebahagiaan pasangan ini semakin bertambah setelah dua kepala daerah hadir dalam pernikahan mereka. Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo hadir sebagai saksi nikah. Termasuk Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni yang hadir pada pernikahan yang digelar di Masjid Darul Muthmainah, jalan Mandala, Tunggul Hitam, Padang.

Agung Putra Utama nampak fasih mengucap ijab kabul di depan penghulu. Tanpa grogi sedikitpun, Agung berhasil mengucap ikrar hanya satu kali dan disahkan oleh Walikota Padang.

Begitu selesai pengucapan ijab kabul, seluruh hadirin mengucap hamdalah. Pasangan ini pun tersenyum. Begitu juga Kabag Humas Zayadi dan istrinya Nurhayati.

Usai penyerahan mahar, pemasangan cincin, serta buku nikah, pasangan mendapat wejangan dari kedua kepala daerah. Walikota Padang berpesan kepada kedua pengantin untuk menjaga kunci sukses perkawinan.
"Komunikasi adalah kata kunci dalam semua hal," terang Mahyeldi kepada pasangan tersebut.

Mahyeldi menyebut, agar pernikahan tetap awet, kedua pengantin disarankan untuk memiliki panggilan menyenangkan kepada pasangan. Seperti yang dilakukan Rasulullah kepada Aisyah.

Mahyeldi menekankan, ucapan ijab kabul dalam pernikahan memang sangat sederhana. Namun ijab kabul cukup memiliki makna yang luar biasa.

"Dengan ijab kabul ini yang haram menjadi halal. Ini yang harus dipahami," kata Mahyeldi.

Walikota berpesan kepada Agung  agar menjaga istrinya dengan baik. Dengan diucapkannya janji di hadapan penghulu, artinya kedua pasangan saling menerima kelebihan dan kekurangan yang ada.

"Terima apa adanya kelebihan dan kekurangan masing-masing, karena Allah sudah menakdirkan (bersama). Terima sebaik-baiknya dan saling mengisi," pesan Mahyeldi kepada kedua pengantin.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni berharap pasangan ini menjadi keluarga yang sakinah, mawahdah, warahmah. Serta mendapat keturunan yang saleh.

Ali Mukhni menyebut, rusaknya perkawinan karena kehadiran orang ketiga. Karena itu Ali Mukhni berpesan agar masalah rumahtangga diselesaikan berdua tanpa ikut campur pihak lain.

"Ketika ada masalah, ambil wudhu, baca Alquran, insya Allah selesai. Mudah-mudahan ini menjadi pernikahan pertama dan terakhir," ujarnya.

Seperti diketahui Zayafika Mareta merupakan putri pertama pasangan Zayadi dengan Nurhayati. Sedangkan Agung Putra Utama adalah putra keempat pasangan Darmawi dengan Murni Said. Resepsi perkawinan dilaksanakan di rumah mempelai wanita di jalan Garuda nomor 41 Tunggul Hitam, Padang.(BI/Charlie)
 
Top