N3, Mentawai ~ Wakil Gubernur Sumatera Barat  Nasrul Abit menegaskan untuk bagaimana kebutuhan bahan pokok lancar di Kepulauan Mentawai. Namun yang sangat penting sekali bagaimana jalan yang ada di dalam pulau itu sendiri terhubung, namun jangan kapal lagi, tapi bagaimana jalan poros itu kita tembus melalui jalan, ada jalan trans mentawai lebih kurang 300 kilo itu yang kita prioritaskan.
 
Lanjut Wakil Gubernur, maslaha kedua adalah air bersih bagaimna keteresdiaan air bersih cukup tersedia, serta dapat menjaga kesehatan, ucap Nasrul Abit ketika memberi arahannya pada Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai di Tua Pejat.
 
Disamping itu, wagub juga berupaya bagaiamana mengembangkan pariwsiata, seperti kita ketahui  wisata di Kepulauan Mentawai sangat menarik yang sekali seperti surfingnya. Ini yang perlu kita bicarakan sehingga benar-benar menjadi prioritas.
 
Di tambahkan Wagub, daerah Mentawai merupakan daerah laut tapi masyarakatnya tidak melaut, apa yang perlu menjadi perhatian, tentu Sumber daya manusia, sarana dan prasarana. Secara pelan- pelan kita mengajak putra putri untuk bergerak di bidang kelautan. Investror kita datangkan mamfaatkan kearifan lokal dan berdayakan putra daerah.
 
“Kita akan bawa investor bagaimana mengembangan sektor kelautan dan perikanan, disamping Sumber daya Manusia Mentawai sendiri, kita minta Masyarakat Mentawai agar bisa menerima pembaruan ini, kita tidak merobah adat, bukan masalah agama, untuk itu kalau ada program-program pemerintah seperti perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan, dan infra struktur mari kita dukung bersama- sama,” ucapnya.
Untuk mendukung program-program itu semua, kita buat proposal ke ajukan ke Menteri Koordinator  (Puan Maharani ) guna di disampaikan kepada Menteri terkait, jelas Wakil Gubernur Sumbar.
 
Hadir pada kesempatan itu, Bupati Kepulauan Mentawai Syafrizal, Kepala Perhubungan dan Kominfo Sumbar Amran, Kepala Biro Pembangunan dan Kerjasama Rantau Ahmad Yani, dan Kepala SKPD terkait dilingkungan Pemkab Mentawai.
 
Disampaikan, Pj Bupati Kepulauan Mentawai Syafrizal, kita bersama pemerintah provinsi sedangkan mengumpulkan data terkait kenapa Kepulauan Mentawai masih daerah tertinggal. Wakil Gubernurpun telah beberapa kali datang ke Mentawai melihat langsung daerah Mentawai diapun sudah menghimpun dan menurunkan tim terjun kelapangan.
 
Mentawai masih daerah tertinggal setidaknya ada beberapa hal yang menyebabkan, seperti aksesbilitas, infra struktur yang belum memadai, PAD yang masih minim, jarak antar pulau yang sangat jauh, serta kita ketahui Mentawai merupakan daerah rawan bencana, sehingga investasi engan juga masuk.
 
Semua yang menjadi prioritas sesuai dengan arahan Wakil Gubernur Sumatera Barat, menjawab semua permasalahan yang sedang kita hadapi, Pemkab serta jajarannya akan menyiapkan langkah-langkah dalam upaya mendapatkan anggaran pusat.
 
Bupati pada kesempatan itu, juga menyerahkan proposal tentang apa menjadi prioritas dalam percepatan pembangunan daerah Mentawai.
 
Pada Kesempatan yang sama Wakil Gubernur juga menyerahkan bantuan komputer pada kecamatan Siberut barat Daya, yang sebulamnya Ia juga menyerahkan bantuan Tas untuk Sekolah Dasar 21 dan SD  Goiso’oinan Kecamatan Sipora Utara.
 
Pada kesempatan penyerahan bantuan Tas di Sekolah Dasar Goiso’oinan, wagub memberikan motivasi kepada murid untuk rajin belajar. “Belajarlah dengan yang serius kelak nanti dapat membangun daerah Mentawai kedepan”. Ucap Wagub mengakhiri.
(Humas Sumbar)
 
Top