N3, Padang ~ Begitu giatnya Pemerintah Kota Padang dalam pembenahan tempat wisata, segala macam bentuk pungli dan tarif makanan yang biasanya melangit diberantas. Hal ini dilakukan Pemko Padang, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang bertekad untuk menjadikan Kota Padang sebagai destinasi wisata halal keluarga di Provinsi Sumatera Barat.

Selain pemberantasan pungli dan menstadarkan harga makanan, Disbudpar juga berkoordinasi dan bekerjasama dengan Satpol PP supaya dapat menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung melalui penempatan setiap anggota Satpol PP ditempat tempat strategis, serta melakukan penataan dan pembangunan berbagai infrastuktur kuliner yang asri dan higienis.

Ini dijelaskan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Mehdi Iswandi saat dimintai tanggapannya tentang geliat kunjungan wisata Kota Padang tahun 2015 - 2016 kepada wartawan www.nusantaranews.net.

Menurut Iswandi, selama ini kecenderungan turunnya jumlah wisata di suatu tempat, tidak lepas dari tingkah laku oknum oknum dari masyarakat sendiri yang hanya mementingkan keuntungan pribadi. Mereka seenaknya menaikan harga makanan diluar kewajaran, bahkan diperparah dengan uang pungli atau uang keamanan dari preman setempat. Akibatnya wisatawan tidak menjadi nyaman, karena rencana awal berwisata untuk mencari ketenangan dan kenyamanan bersama keluarga malah berbalik jadi kedongkolan merasa diperas.

Bercermin pada pengalaman dibeberapa tempat wisata didaerah lain, maka pemko Padang berupaya secepatnya mengambil tindakan tegas dengan perubahan yang dapat merubah stigma negatif paradigma tempat wisata selama ini.

Diakuinya, untuk mewujudkan keiginan itu, tentu membutuhkan biaya yang besar, apalagi menyangkut pembangunan infrastruktur, jelas tidak mungkin disandarkan saja pada APBD Kota Padang. Oleh karenanya, perlu langkah strategis untuk bisa mensiasati anggaran tersebut.

Pertama kita sudah persiapkan desain dan perencanaan teknis untuk kawasan pariwisata, kita mengajak swasta. Sebagai contoh saat ini sudah ada donatur yg ingin membangun masjid di pantai Padang untuk mendukung Padang dan Sumbar sebagai destinasi wisata halal.

Kedua kita juga mengajak BUMN untuk membantu sarana dan prasarana terutama di kawasan wisata. Ketiga mengajukan melalui dana DAK dari pemerintah pusat. Dan yang terakhir melalui dana APBD kita menempatkan dana infrastruktur pariwisata di dinas tata ruang dan dinas PU, papa Mehdi mengakhir.**


 
Top