N3, Padang ~ Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang kembali menunjukkan rasa peduli kepada warganya yang kurang mampu. Kali ini sebanyak 500 anak dan dewasa dikhitan (disunat) secara gratis.

Khitanan gratis ini digelar selama empat hari, 24 - 27 Desember 2016 di gedung Baznas Kota Padang di Bypass, Sungai Sapih. Menariknya, tidak seluruh peserta khitan berasal dari anak-anak, akan tetapi juga usia dewasa.

"Pada kegiatan khitanan gratis ini ada yang spesial, dari 500 peserta itu, 27 peserta diantaranya yakni usia dewasa," terang Ketua Baznas Kota Padang Epi Santoso di acara Khitanan Gratis tersebut, Sabtu (24/12) pagi.

Epi Santoso memaparkan bahwa 27 peserta khitan usia dewasa itu berasal dari Mentawai. Mereka merupakan mualaf.

"Mereka malu melakukan khitan di sana (Mentawai), makanya kita bawa ke sini hingga mereka sembuh nantinya," terangnya.

Dijelaskan Epi Santoso, jumlah peserta khitan sebanyak 500 orang itu merupakan target Baznas Kota Padang selama empat hari pelaksanaan. Hingga acara pembukaan dimulai, tercatat sebanyak 356 anak sudah mendapat giliran untuk dikhitan.

Dari jumlah sebanyak itu, Baznas menitipkan sebanyak 26 anak di Pos Daya Kecamatan Padang Utara untuk disunat. Begitu juga di Kecamatan Pauh sebanyak 50 anak.

"Kedua tempat itu juga melakukan sunat gratis pada hari ini dan sejumlah peserta sudah kita titipkan di sana," ungkap Epi Santoso.

Pagi itu, suasana Gedung Baznas Kota Padang memang terlihat berbeda dari biasanya. Sejumlah anak-anak hadir menenteng kain sarung di tangannya. Di wajahnya terpancar raut takut dan cemas, sebab hari itu mereka akan disunat.

"Makanya kita sengaja ramai-ramai bawa anak ke sini, kalau ada teman-temannya pasti mereka tidak takut disunat," kata Lisa, orang tua peserta khitanan gratis asal Pauh sambil memegang tangan anaknya.

Selain melakukan khitanan gratis, Baznas Kota Padang juga menggelar pemeriksaan dan pengobatan mata gratis. Kegiatan tersebut telah dilakukan pada 22 - 23 Desember 2016 di gedung Baznas Kota Padang.

"Peserta mencapai 139 orang," sebut Epi Santoso.

Dari 139 peserta pemeriksaan dan pengobatan mata gratis itu, 22 orang mengalami katarak. Sedangkan 19 orang lainnya pengangkatan lemak dan 89 orang diberi kacamata gratis.

"Operasi bagi katarak dan pengangkatan lemak dilakukan di Balai Kesehatan Indera Mata (BKIM) Gunung Pangilun pada 28 Desember nanti," cecar Epi.

Pada hari itu juga diserahkan bantuan hibah dari Bank Muamalat kepada Baznas Kota Padang. Bank Muamalat menyerahkan tujuh unit kendaraan roda dua kepada Walikota Padang untuk kemudian diserahkan langsung kepada Ketua Baznas Kota Padang. Selain itu juga diserahkan 3 unit pendingin ruangan.

"Lima motor kita fungsikan untuk tim pengumpul infak dan zakat, sedangkan dua unit motor trail digunakan tim tanggap darurat bencana," papar Epi.

Pelayanan gratis kepada warga kurang mampu itu merupakan program "Padang Sehat" yang digagas Baznas Kota Padang sejak beberapa waktu belakangan ini. Walikota Padang H. Mahyeldi Ansyarullah Dt Marajo sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Baznas Kota Padang.

"Dengan hadirnya Baznas, banyak pelayanan kepada masyarakat, kesadaran masyarakat berzakat pun meningkat," sebut Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Japeri menyebut bahwa sukses Baznas Kota Padang berkat binaan Walikota Padang.
"Saat ini Baznas bintangnya," tutur Japeri diiringi tepuk tangan dari undangan yang hadir.(Charlie)
 
Top