N3, Padang ~ Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Padang melantik dan mengukuhkan sebanyak 115 Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Golongan Siaga, Penggalang dan Penegak Kwarcab Gerakan Pramuka se-Kota Padang. Pelantikan yang dilangsungkan di Palanta Rumah Dinas Walikota, Rabu (2/11) tersebut ditandai dengan penandatanganan dan pembacaan Naskah Pengukuhan, lalu pemasangan Pita dan Selendang Mahir, Tanda Jabatan Pembina serta Penyerahan Ijazah.

Walikota mengatakan, pendidikan kepramukaan merupakan proses pembentukan kepribadian untuk kecakapan hidup dan akhlak mulia melalui penghayatan dan pengalaman nilai-nilai kepramukaan. Sebagaimana hal itu telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 63 tahun 2014, menjelaskan pendidikan karakter itu diantaranya ada dalam pendidikan kepramukaan.

“Pembina Pramuka harus menjadi sosok yang mampu secara sukarela membentuk karakter peserta didik di gugus depan. Seperti memberikan motivasi, stimulasi dan bimbingan, sehingga menjadikan peserta didik sebagai kaum muda yang beriman, bertaqwa dan berkarakter selaku calon pemimpin di masa depan,” ujarnya.

Kemudian jelas Walikota, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan dilaksanakan bagi seluruh Pembina Pramuka Kwarcab Kota Padang ke depan. Diantaranya menjaga dan meningkatkan kompetensi, integritas dan motivasi dalam mengembangkan pendidikan kepramukaan melalui usaha-usaha peningkatan mutu Pembina di lapangan. Kemudian juga harus memiliki loyalitas dan komitmen dalam memajukan Kwarcab Kota Padang dan terutama sekali menjadi contoh dan suri tauladan bagi para Pembina dalam bersikap dan berperilaku.

“Semoga, semua Kakak-Kakak Pembina Pramuka Mahir yang telah dikukuhkan pada kesempatan ini, berkomitmen dan bertanggung jawab dengan didasari pengabdian yang tinggi. Sehingga itu diharapkan akan terbentuknya generasi muda yang berkarakter, beriman dan bertaqwa melalui Gerakan Pramuka di Kota Padang,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi yang juga Wakil Ketua Bina Muda Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Padang mengatakan, pendidikan kepramukaan merupakan bahagian dari penyelenggaraan pendidikan yang harus dilakukan di sekolah-sekolah khususnya mulai tingkat SD hingga SMA sederajat. Sehingga dengan itu seluruh sekolah-sekolah diharapkan bisa terlibat aktif dalam berbagai iven kepramukaan, seperti pelatihan rutin maupun berbagai kegiatan di tingkat ranting, cabang, daerah bahkan di tingkat nasional.

“Makanya seluruh guru-guru di masing-masing sekolah diminta mengikuti pelatihan kepramukaan Kursus Mahir Dasar (KMD) yang dilanjutkan dengan Kursus Mahir lanjut (KMJ). Tujuannya agar masing-masing sekolah itu memiliki pelatih kepramukaan dan kegiatan kepramukaan lebih semakin aktif dan berkembang. Sehingga dengan itu kita dapat menyiapkan anak-anak didik yang berkarakter dan bermanfaat khusus bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa dan agama,” sebutnya.

Setelah itu Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Padang, H. Tamrizal menyebutkan Pembina Pramuka Mahir tersebut yang dikukuhkan kali ini terdiri dari tiga golongan. Diantaranya Pembina Golongan Siaga, Golongan Penggalang dan Golongan Penegak yang terdiri dari para guru di tingkat SD hingga SMA sederajat se-Kota Padang.

"Jadi, untuk tahap awal ini kita kukuhkan dulu Pembina Pramuka Mahir. Ke depannya akan kita lakukan lagi bagi Pembina Kursus Mahir Lanjut (KMJ). Sehingga setelah melalui semua tahapan barulah mereka dikatakan sebagai pelatih pembina pramuka nantinya,” terangnya. (David/Faisal@humas)
 
Top