N3, Samarinda ~ Komitmen Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan mendapat apresiasi nasional berupa penghargaan Dwija Praja Nugraha.

Penghargaan diberikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didampingi Plt Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifa Rosyidi disaksikan Presiden Joko Widodo di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor.

Dwija Praja Nugraha merupakan penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah yang dianggap berkontribusi terhadap kualitas pendidikan di daerahnya yang dampaknya juga dirasakan bagi negara. Penghargaan ini sebagai penghormatan atas perhatian dan komitmen Gubernur terhadap guru, PGRI dan pendidikan di Kaltim.

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim akan terus berkomitmen meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan di Kaltim.

"Sejalan  dengan visi Kaltim Maju 2018 yang bertekad memajukan kehidupan masyarakat melalui peningkatan SDM yang cerdas, terampil, berakhlak mulia yang diwujudkan melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang dengan memberikan beasiswa bagi guru untuk melanjutkan jenjang pendidikan S1, S2 dan S3," katanya.

Lebih lanjut, awang menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus membangun dan meningkatkan mutu pendidikan di Kaltim. Peningkatan kualitas pendidikan dilakukan menuju perubahan yang akan membentuk manusia berkualitas dari waktu ke waktu.

"Kaltim terus bertekad untuk mewujudkan kualitas SDM yang andal di semua bidang, sehingga memiliki daya saing tinggi di tingkat Asia. Pemprov Kaltim juga terus berusaha untuk mewujudkan guru yang profesional, sejahtera dan bermartabat. SDM kita harus mampu bersaing. Karena daya saing itu sangat penting dalam mengukur kemampuan kualitas SDM yang kita miliki. Apalagi, Kaltim telah menjalankan sejumlah program, mulai alokasi anggaran 20 persen, wajib belajar 12 tahun, Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) hingga peningkatan kompetensi guru," katanya. (rus/sul/es/humasprov)
 
Top