N3, Padang ~ Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang dan Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Cabang Ulak Karang saling bersinergi. Berkat sinergi itu akhirnya dua rumah warga kurang mampu dapat diperancak.
Dua rumah warga yang telah rancak itu yakni milik Nurul Alinda di jalan Hangtuah 164, RT 3 RW 1, Kelurahan Olo Kecamatan Padang Barat. Sedangkan rumah lain yakni milik Baniar di Gurun Laweh RT 3 RW 1 Kelurahan Gurun Laweh Kecamatan Nanggalo. Peresmian rumah telah layak huni itu dilaksanakan Selasa (25/10) di rumah milik Nurul Alinda di Hangtuah.

Peresmian dilakukan Walikota Padang H Mahyeldi Dt Marajo. Usai peresmian walikota mengatakan bahwa bedah rumah merupakan program yang berada di Baznas Kota Padang. Program itu disebut Padang Makmur. “Kita berharap program tersebut terus dapat berjalan dengan baik dan lancar, selain itu juga diharapkan bantuan-bantuan dari pihak-pihak bank lainnya,” sebutnya.

Menurut walikota, permasalahan rumah warga tidak layak huni menjadi prioritas Pemerintah Kota Padang. Lebih lanjut dikatakannya, tahun lalu, Pemko Padang dapat membedah rumah warga tidak layak huni lebih dari seribu unit rumah. “Kini kita juga dibantu BSM untuk mencapai target itu, alhamdulillah,” katanya.

Sementara itu Ketua Baznas Kota Padang Epi Santoso mengatakan, bedah rumah warga Kota Padang tersebut merupakan murni bantuan dari Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Ulak Karang dengan total satu unit rumah 20 juta rupiah. Sedangkan Baznas Kota Padang hanya sebagai penyalur bantuan. Dijelaskan Epi Santoso, untuk tahun 2016, Baznas Kota Padang memiliki 200 unit program untuk bedah rumah dengan rincian 100 unit bedah total dan 50 unit bedah rehab dan 50 unit lagi bedah rehab untuk rumah PNS golongan 1.

Lebih lanjut Episantoso menambahkan dibulan November mendatang, Baznas Kota Padang juga akan melakukan rehab rumah warga tidak layak huni yang merupakan bantuan dari Kementrian Sosial sebanyak 50 unit rumah, dengan fasilitas, kamar, dapur, MCK dan ruang untuk berusaha.(Charlie)
 
Top