N3, Padang ~ Belum adanya payung hukum yang dapat dijadikan pedoman bagi camat terhadap pembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah - Industri Kecil Menengah (UMKM-IKM) dijawab dengan sebuah terobosan oleh Camat Pauh Wardas Tanjung. Terobosan dalam pembinaan UMKM-IKM diimplementasikan langsung dengan pembentukan kelompok UMKM dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan stakeholder terkait.

Penandatangan MoU dengan stakeholder yang disaksikan langsung oleh Asisten II Eyviet Nazmar mewakili Walikota Padang ini bertempat di Aula Kantor Camat Pauh, Jumat (21/10). 

Asisten Bidang Ekbang Kesra Eyviet Nazmar mengatakan, pembinaan UMKM-IKM adalah bagian dari tanggung jawab camat sebagai pemimpin di wilayahnya. Dengan adanya pedoman dalam pembinaan tersebut akan lebih memantapkan upaya camat dalam penguatan UMKM-IKM.

Eyviet juga melihat inovasi yang dibuat sejalan dengan program unggulan Kota Padang dalam mencetak wirausahawan baru dan menumbuhkan UMKM-IKM. "Inovasi ini sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang dalam mendorong tumbuhnya wirausaha baru, " sebutnya.

Sementara itu Camat Pauh Wardas Tanjung mengungkapkan, pembentukan kelompok UMKM di setiap kelurahan sebagai upaya pembinaan. Dilakukan juga penandatanganan MoU dengan stakeholder terkait untuk menjembatani pelaku UMKM dan IKM dalam mendapatkan peningkatan keterampilan dan penguatan modal.

"Kita lakukan MoU dengan stakeholder untuk menjembatani UMKM dalam mendapatan penguatan, berupa pelatihan keterampilan dan penguatan modal dari CSR perusahaan, " ujar Wardas.

Ia menambahkan, inovasi pembinaan UMKM-IKM bakal menjadi Peraturan Walikota (Perwako) Padang yang harus dilaksanakan oleh seluruh kecamatan nantinya. "Dengan demikian, sudah ada pedoman camat dalam membina UMKM-IKM sehingga dapat dilakukan lebih maksimal, "tukuknya. (DU)
 
Top