N3, Padang ~ Pemerintah Kota Padang mendorong Ormas dan Parpol serta Lembaga Sosial Kemasyarakatan (LSM) lebih berperan dalam program pembangunan kehidupan demokratis di tengah masyarakat. Peran tersebut dapat diimplementasikan melalui akuntabilitas pelaporan yang berkaitan dengan bantuan stimulus pemerintah untuk kegiatan-kegiatannya.

Hal itu dikatakan Staf Ahli Walikota Padang Bambang Sutrisno saat membuka kegiatan Pemberdayaan LSM dan Parpol se-Kota Padang di Balaikota Padang, Selasa (30/8). 

Bambang menyebut, kiprah LSM dan Parpol dapat dilihat dari partisipasinya membantu kelompok masyarakat. Sehingga terwujudnya pola interaksi yang lebih luas, antara masyarakat, pemerintah dan swasta. Dari hal ini akan mempercepat laju pertumbuhan gerak sosial masyarakat.

"Oleh karena itu, ke depan LSM dan Ormas harus benar-benar nyata kegiatannya yang teraplikasi dalam program yang berkesinambungan," papar Bambang.

Ia menyayangkan, peran strategis ormas dan LSM sebagai kekuatan civil society, seringkali dimanfaatkan dan dijadikan alat kepentingan tertentu. Kepentingan tersebut bisa dari luar dan dalam negeri atau kolaborasi keduanya.

"Sayangnya, LSM dan ormas sering diperalat untuk kepentingan tertentu yang tidak sejalan dengan kepentingan dan keamanan nasional," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang Eri Senjaya mengatakan, kegiatan pemberdayaan ini bertujuan mendorong peran ormas, LSM fan parpol. Sekaligus diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta tentang alur dan prosedur dana hibah serta pelaporannya.

"Disamping meningkatkan peran LSM dan Parpol, juga meningkatkan pemahaman tentang pelaporan dana hibah yang digunakannya," katanya.(DU)
 
Top