N3~Lagi-lagi aksi kekerasan terhadap wartawan terjadi di Kota Medan. Kekerasan yang dilakukan oknum TNI Angkatan Udara (AU) tidak hanya kepada pria dewasa, dua wartawan, ibu-ibu dan anak remaja tidak luput dari aksi anarkis oknum TNI AU, yang terjadi di Karang Sari, Polonia Medan.

Saat meliput demo ratusan warga terkait sengketa tanah, dua orang wartawan ikut menjadi korban penganiayaan dan tindakan arogansi oknum TNI AU, saat meliput aksi demo tersebut. Array Argus wartawan Tribun Medan dan Andri Safrin wartawan MNC TV korban tindakan anarkis oknum TNI AU, segera dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Sejati Medan, akibat luka yang dialaminya.

"Mereka oknum TNI AU, beberapa kali memukul dan memijak saya. Tindakan anarkis secara arogansi ini dilakukan secara membabibuta," ujar Array kepada wartawan di RS Mitra Sejati. Array mengalami kesakitan di bagian rusuk dan dada sebelah kiri.

Ditutrkannya lagi, arogansi oknum aparat ini sangat brutal. Mereka membawa besi panjang, balok, senapan panjang. Para oknum berseragam itu sangat beringas saat melakukan penyerangan dan pemukulan terhadap warga.

Dari pengakuan Andi, salah seorang warga sekitar mengatakan, oknum TNI AU sangat beringas saat melakukan penyisiran. Tidak hanya orang dewasa, ibu-ibu dan anak-anak turut menjadi sasaran korban arogansi oknum TNI AU.(Panjaitan)
 
Top