N3~Vanderlei Cordeiro De Lima, pelari marathon Brasil terpilh menggantikan legenda pesepakbola Brasil Pele untuk menyalakan api Olimpiade Rio 2016 sebagai tanda ajang olahraga multicabang empat tahunan ini resmi dipertandingkan.

Pele dinyatakan tidak cukup sehat untuk datang ke Stadion Maracana untuk menjalankan tugasnya menyulut api Olimpiade, dimana ajang empat tahunan ini dibuka pada Jum’at (5/8) waktu setempat.

De Lima menyingkirkan Gustavo Kuerten pesaing lainnya untuk menggantikan tugas Pele.  De Lima adalah pelari maraton yang mendapatkan perunggu di Olimpiade 2004 di Yunani. De Lima seharusnya berpeluang menjadi juara pertama karena memimpin lomba, tapi perjalanannya sempat terganggu oleh serangan seorang pemrotes Olimpiade. Ia menolak menyerah dan kemudian meneruskan lomba dan menempati peringkat tiga. Menyulut api abadi di Maracana menjadi momen emasnya 12 tahun kemudian.

Sebelumnya, obor Olimpiade dibawa ke stadion oleh Kuerten lalu diserahkan kepada legenda basket perempuan Brasil, Hortencia Marcari. Ia kemudian membawa atlet ke panggung dan menyerahkannya pada De Lima.

Sang pelari kemudian menaiki tangga dan menyalakan api pada wadah berbentuk ceruk berukuran kecil dengan diiringi tepuk tangan 60 ribu penonton yang hadir di Maracana dalam pembukaan Olimpiade Rio .

Dibandingkan dengan beberapa pembukaan Olimpiade sebelumnya, cauldron (wadah api) di Olimpiade 2016 ini berukuran jauh lebih kecil. Panitia penyelenggara mengatakan bahwa hal ini adalah pengingat untuk mengurangi pemanasan global yang disebabkan oleh efek gas rumah kaca. (Alang)
 
Top