N3, Padang ~ Lebaran hanya tinggal berbilang hari. Pemerintah Kota Padang ingin lebaran nanti Kota Padang terlihat bersih dan tertata rapi. Karena itu, Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo meninjau Pasar Raya Padang, Jumat (24/6).

Usai menghadiri acara peringatan Nuzul Quran di Mesjid Nurul Iman, dengan berjalan kaki Walikota Padang menyusuri Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Sandang Pangan Pasar Raya Padang. Meski sedang berpuasa, tak menyurutkan niat Walikota untuk melihat kondisi Pasar Raya Padang terkini di tengah panas terik.

Begitu masuk jalan Sandang Pangan, Walikota mendapati sampah yang berserakan. Sampah yang ditemui langsung dimasukkan ke dalam tong. Personil Satpol PP, Dinas Pasar dan DKP yang ikut bersama Walikota juga terlihat memilih sampah.

Walikota terus beranjak ke dalam. Di sini, Walikota melihat lapak pedagang yang sudah memakan badan jalan. Sehingga menyebabkan jalan Sandang Pangan menjadi macet. Dengan komunikasi yang baik dan penuh kelembutan, Walikota membantu memundurkan lapak pedagang yang sudah menutupi badan jalan. Pedagang pun turut memindahkan lapaknya lebih ke dalam sehingga nampak rapi.

"Mari kita jaga di sini supaya rapi dan tidak macet," ajak Walikota kepada pedagang.

Di sepanjang jalan Sandang Pangan, Walikota terus menghampiri para pedagang yang lapaknya telah maju dan memakan badan jalan. Mereka pun arif, memundurkan lapaknya. Walikota juga memunguti sampah dan mengajak pedagang untuk ikut menjaga kebersihan pasar. Sesekali Walikota bercengkerama dengan "induak-induak pasa" yang berdagang sayur dan bahan kebutuhan sehari-hari.

Sesampai di jalan Simpang Kandang, Walikota mendapati mobil boks telur ayam buras yang melintang di jalan. Mobil boks ini menjadikan lahan parkir untuk berjualan sehingga membuat arus kendaraan lain menjadi terhalang. Walikota kemudian menegur pemilik mobil boks jenis L-300 ini supaya pindah dari lokasi tersebut. Begitu kendaraan tersebut pindah dan masuk ke dalam samping Pasar Inpres II, arus kendaraan kembali lancar.

Pengunjung pasar cukup kaget juga dengan kedatangan Walikota. Mereka tak menyangka jika orang nomor satu di daerahnya ikut masuk pasar.

Seorang pengunjung pasar, Rido, menyebut kedatangan Walikota di pasar tidak disangka-sangka. Menurutnya, apa yang dilakukan Walikota adalah upaya untuk mengajak pedagang untuk terbiasa rapi dan saling menjaga kebersihan.

"Kalau Pak Wali kita ikut memungut sampah, itu sebenarnya sindiran kepada kita. Supaya kita ikut menjaga kebersihan dan mau memilih sampah. Rasa-rasa itu harus kita tumbuhkan kembali. Bukan justru berprasangka lain kalau Pak Wali kita peduli seperti itu," ujar lelaki satu anak ini saat dimintai pendapatnya.(Charlie / Mursalim)
 
Top