N3, Tanahdatar ~ Tim silaturahmi ramadhan pemerintah provinsi Sumatera Barat mengunjungi Mesjid Jami' Kubu Karambia, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar. Rombongan dipimpin oleh Sekdaprov Sumbar Ali Asmar. Sekdaprov membawa beberapa pejabat di lingkungan pemprov sumbar diantaranya, Asisten I Prov Sumbar Devi Kurnia, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Prov Sumbar, Sekretaris Korpri Prov Sumbar,  Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar Asben Hendri, Perwakilan Inspektorat dan Perwakilan Dinas Perkebuan Prov Sumbar, pejabat Kantor Pertahanan Kmenterian Pertahanan.

Rombongan disambut oleh Sekdakab Tanah Datar, beberapa Kepala SKPD di lingkungan Kabupaten Tanah Datar, forkopimda, Camat Batipuh, dan Walinagari Batipuh Baruah. Pengurus Mesjid yang juga tokoh masyarakat Mak Katik mengungkapkan selama ini baru pertama kalinya ada kunjungan dari pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Mak katik yang juga budayawan dalam sambutannya menanyakan kepada Sekdaprov dan juga pemkab Tanah Datar, mengenai Perda syariah yang menjadi isu nasional. Selain itu, Mak Katik juga berharap pemerintah dapat memperhatikan perkembangan pendidikan agama dan pendidikan adat Sumatera Barat. Karena dirinya merasa saat ini, generasi muda di Sumbar banyak yng terlibat pergaulan bebas dan obat terlarang.

Sekdakab Tanah Datar mengamini yang disampaikan Mak Katik, bahwa saat ini program pembangunan Jangka Menengah Bupati tidak hanya fisik namun juga non fisik. Sebanyak 30% anggaran dialokasikan untuk pemberdayaan. Yaitu pemberdaya pendidik agama/ulama dan juga cadiak pandai.

Sekdakab mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengawasi perkembangan generasi muda agar tidak terjebak dengan pergaulan bebas dan obat terlarang. "Perkembangan teknologi membuat segala sesuatu mudah didapatkan seperti contoh negatif adalah konten porno. Untuk itu, kita sebagai orang bertugas untuk mengantisipasi." ujar sekdakab.

Sementara itu Sekdaprov Sumatera Barat melanjutkan yang disampaikan oleh Mak Katik dan Sekdakab Tanah Datar, bahwa untuk kunjungan memang harus di data mesjid mana yang belum dikunjungi. Sekdaprov menambahkan kegiatan bertujuan untuk bersilaturahmi antara Pemprov dan masyarakat Batipuh. Mengenai peningkatan budaya minangkabau, Sekdaprov menyampaikan di Pemerintah Provinsi juga memiliki program dari Gubernur Sumatera Barat periode kedua.

Sekdaprov juga membenarkan yang disampaikan Sekdakab agar orang tua meningkatkan pengawasan kepada anak  terhadap penyalahgunaan teknologi dan bahaya narkoba.

"Orang tua untuk menguatkan pendidikan agama di rumah, karena agama merupakan pelindung dari hal negatif. Ingatkan terus agar anak-anak kita untuk sholat dan mengaji." dan juga diinformasikan mengenai pengalihan kewenangan SMA/SMK dari pemerintah kabupaten ke pemerintah provinsi. Di akhir kegiatan Sekdaprov menyerahkan bantuan Rp 20 juta dan tiga gulung tikar
 
Top