N3, Padang ~ Untuk menyelesaikan permasalahan parkir di Kota Padang, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dedi Henidal sedang merancang program parkir meter untuk kawasan-kawasan wisata dan juga kuliner Kota Padang.

"Kita sedang merencanakan program parkir meter terhadap kawasan-kawasan wisata dan juga kuliner kota padang, kita mencoba untuk membuat program nya dulu,"hal ini disampaikannya saat dihubungi media ini.
 
Ia juga menerangkan,  bahwasanya parkir meter tersebut juga akan melibatkan pihak ke tiga dalam pelaksanaan program tersebut, untuk permasalahan parkir yang memakai badan jalan,  dipaparkannya hal itu tidak dikota Padang saja terjadi,  namun di kota-kota besar dan diluar negeri pun juga ada,  tinggal cara pengelolaannya. 
 
"Dimanapun Kotanya,  diluar negeri pun juga ada permasalahan seperti ini,  namun bagaimana cara kita melakukan pengelolaannya, ada jalan umum yang bisa digunakan sebagai tempat parkir atau tidak,  jadi tidak ada yang sempurna,  terangnya. 
 
Untuk saat sekarang ini,  ia menjelaskan bahwasanya ia lagi berusaha untuk melakukan pembenahan terhadap persoalan tersebut,  dan juga ia menyampaikan,  bahwasanya tidak ada persoalan yang bisa diselesaikan secara instan, semua persoalan tersebut membutuhkan proses.

Kita membuat program parkir meter tersebut agar tukang parkir tidak terima langsung uang parkir dari si pengendara lagi,  namun mereka nantinya akan diberikan gaji yang sesuai dengan standar UMR.

"berlakunya parkir meter ini juga membuat dampak bagus bagi tukang parkir,  mereka setiap. Bulannya akan mendapatkan gaji tetap,  dan juga mereka tidak mesti melakukan pemalakan dalam tarif parkir nantinya, "ujarnya. 
 
Ketua komisi III DPRD  Kota Padang Helmi musim juga menanggapi Terkait penerapan parkir meter ini, Helmi juga tak menampik ada kekuatiran dari sebahagian pihak tentang sistem parkir yang akan diterapkan. Salah satunya, sistem ini ditakutkan akan membuat juru parkir sebelumnya akan jadi pengangguran.

Namun ia menegaskan masyarakat, khususnya juru parkir yang ada sekarang agar tak perlu takut.Akan ada solusi yang diupayakan untuk nasib mereka ke depan. Salah satunya, juru parkir yang lama akan diberdayakan oleh pihal ketiga menjadi tenaga pengawas pada sistem parkir baru yang diterapkan nanti.

Menurutnya sejumlah manfaat akan didapat dengan penerapan sistem parkir meter ini.Seperti yang disebutkan diawal, sistem ini bisa meningkatkan PAD hingga dua kali lipat.

Selanjutnya pelaksanaan parkir di Kota Padang bisa lebih teratur, tegas dan disiplin dan dapat menghindari kebocoran pendapatan yang bersumber dari parkir, serta membuat pemilik kendaraan akan berfikir ulang memakir kendaraan mereka di satu tempat dalam waktu yang lama,"ujarnya. A7
 
Top