N3, Padang ~ Sejumlah kelompok tani (Keltan) di Kota Padang kembali mendapat perhatian. Sebanyak 20 unit alat mesin pertanian (Alsintan) berupa hand tractor mereka terima. Dengan Alsintan tersebut diharapkan petani di Kota Padang tak perlu lagi bertungkus lumus dan tetap tampil necis di lahan pertaniannya.    
 
“Saya dari awal punya cita-cita, seorang petani tidak boleh kalah oleh direktur bank,” kata Anggota DPR RI, Hermanto yang mengucurkan bantuan 20 unit hand tractor kepada 20 Keltan di Kantor Dinas Pernakbunhut Kota Padang.
 
Hermanto memang berkeinginan para petani di Kota Padang dan daerah lainnya tampil necis. Mengenakan sepatu mengkilat, berbaju rapi, lengkap dengan dasi dan jas. “Jadi kalau datang ke bank, manajer bank kalah necis dengan petani,” ungkapnya di depan seluruh undangan yang hadir.
 
Hermanto menyebut bahwa dirinya akan terus mengupayakan modernisasi sektor pertanian. Nantinya Alsintan tak lagi menyentuh tanah. Pematang sawah dibuat dari semen. “Jadi ketika naik traktor roda empat, sepatu tetap mengkilat, terus mengelilingi sawah dan dalam waktu singkat sukses membajak sawah,” sebutnya.
 
Menurut Hermanto, cita-citanya tersebut mungkin bagi orang lain adalah mimpi. Akan tetapi bagi Hermanto, cita-cita itu perlu diwujudkan sehingga produksi penghasilan meningkat. “Sehingga ketika dulunya pihak bank ‘takut’ kepada petani, kini justru sebaliknya. Pihak bank yang akan mengejar-ngejar petani. Dengan begitu akan dengan sendirinya tingkat edar uang bukan di bank, akan tetapi di petani,” paparnya.
 
Hermanto berharap penerima hand tractor dapat menggunakannya sebaik mungkin. Serta dapat meningkatkan hasil pertaniannya. “Sebagai rasa syukur, mari kita gunakan alat ini dengan baik,” harap lelaki dari fraksi PKS ini.
 
Sementara itu, Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo yang hadir dalam kesempatan itu menyambut baik perhatian yang diberikan Hermanto. Menurutnya, pertanian di Kota Padang memang perlu diperhatikan dengan baik. Sebab saat ini, pertanian hanya mampu memenuhi kebutuhan sebanyak 30 persen warga Padang yang jumlahnya 1,1 juta jiwa. “Artinya ini perlu ditingkatkan dengan teknologi mesin dan peralatan pertanian, karena lahan mulai bekurang, tetapi kita harapkan produksi dapat meningkat,” ungkap Mahyeldi.
 
Walikota mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPR RI Hermanto yang telah menyerahkan bantuan 20 unit hand tractor. Menurut Walikota, sosok Hermanto memang telah konsen terhadap pertanian sejak dulu. “Bapak Hermanto merupakan lulusan IPB, tahu persis apa kebutuhan dan apa yang harus diberikan kepada petani,” tukuk Walikota.
 
Kepala Dinas Pernakbunhut Kota Padang, Dian Fakri mengatakan dengan bantuan hand tractor, akhirnya tertutupi kekurangan alokasi dana yang dikucuri oleh Pemko Padang kepada Dinas Pernakbunhut di tahun ini. Sebab, pada tahun ini terjadi pengurangan alokasi dana bagi dinas ini. Dimana pada tahun sebelumnya mendapat kucuran sebesar Rp 17 miliar, namun tahun ini berkurang menjadi Rp 7 miliar saja. “Bapak Hermanto telah menyelamatkan kami, bantuan ini menggairahkan petani dan menghindari stagnasi di sini,” tutur Dian.
 
Dian menyebut bahwa Alsintan yang diberikan kepada Keltan tidak seperti mencuci kain dapat. Artinya, Alsintan ini mesti dijaga dengan baik. Tidak digunakan secara sembarangan. Untuk itu masing-masing Keltan yang mendapat bantuan mesti mengisi formulir aturan dan mematuhi tata cara merawat Alsintan tersebut. “Kita di Padang punya 366 Keltan, masih banyak yang mengharapkan bantuan ini. Kita berharap alat ini dirawat dengan baik dan bertahan,” tutur Dian.
 
Walikota Padang menyerahkan langsung 20 unit hand tractor kepada perwakilan masing-masing Keltan. Dalam kegiatan itu juga dilakukan penanaman bibit pohon, serta pelepasan bibit ikan di sungai kantor tersebut.(Humas Kota Padang)
 
Top