N3, Padang ~ Peredaran narkoba kian mengkuawatirkan. Terbukti banyaknya kasus narkoba yang terungkap sepanjang tahun 2015 di Kota Padang, yaitu 204 kasus. Sedangkan rentang Januari hingga Mei 2016 ini sudah seratus lebih kasus narkoba yang ditangani pihak kepolisian. Mirisnya, sebagian besar melibatkan generasi muda.

Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Padang selaku Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Padang H. Emzalmi dalam safari Ramadhan khusus di Masjid Hidayah, Kelurahan Pasa Ambacang Kecamatan Kuranji.

Menurut Emzalmi, maraknya peredaran narkoba di kalangan generasi muda harus diwaspadai semua pihak. Mulai dari orang tua, guru terlebih pihak berwenang, dalam hal ini pemerintah atau kepolisian.

"Maraknya peredaran narkoba di kalangan generasi muda harus diwaspadai semua pihak. Mulai dari orang tua, para guru terlebih pihak berwenang, dalam hal ini pemerintah atau kepolisian,"ujarnya.

Emzalmi mewanti-wanti generasi muda agar tidak mudah terbujuk untuk mencoba-coba "barang haram" tersebut karena sekali mencoba niscaya akan rusak selamanya. "Jangan mudah terbujuk. Sekali mencoba narkoba akan rusak selamanya,"sebutnya.

Ia juga menengarai, peredaran narkoba oleh para pengedar bertujuan merusak generasi bangsa ini agar bangsa Indonesia menjadi negara yang lemah dan tidak memiliki masa depan baik. "Saya menengarai, pengedar narkoba bertujuan merusak generasi bangsa agar Indonesia menjadi negara yang lemah,"imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang selaku Sekretaris BNK Padang Eri Senjaya menjelaskan tujuan safari ramadan khusus ini tidak lain memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan mewaspadai peredarannya.

"Jangan sampai masyarakat terjebak dengan penyalahgunaan narkoba. Baik sebagai pemakai apalagi pengedar," katanya.

Untuk memberikan pemahaman lebih dalam terhadap masyarakat, BNK Padang juga menghadirkan narasumber terkait bahaya dan kasus-kasus peredaran narkoba. Narasumber yang dihadirkan yaitu Dinas Kesehatan dan Kasat Narkoba Polresta Padang. (DU/Yz)
 
Top