N3,Padang - Komisi III DPRD Kab 50 Kota datangi DPRD Kota Padang Dalam rangka hearing bagaimana menggali potensi Pendapatan Asli Daerah PAD.Komisi III DPRD Kab 50 Kota mendatangi DPRD Kota Padang

Rombongan Komisi III DPRD Kab.50 Kota diterima oleh Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra didampinggi Ketua Komisi II DPRD Padang Elly Thrisyanti,Kabaghumas DPRD Padang Ermanto serta Sekretariat,Senin(23/5).

Ketua Komisi III DPRD Kab 50 Kota Armen ,menyampaikan bahwa kunjungan Komisi III dari DPRD Kab 50 Kota dalam rangka hearing mengenai bagaimana cara meningkatkan PAD. Sesuai dengan tupoksi kalau di Kab.50 Kota di bidang pendapatan itu oleh Komisi III sedangkan di Kota Padang berbeda yakni pada Komisi II.

"Kami melihat potensi - potensi PAD di Kota Padang sudah banyak tergarap dan termanajemen dengan bagus. Dari landasan ini kami lakukan kunjungan ke DPRD Padang guna mendapatkan masukan dan perbandingan untuk meningkatkan PAD di Kab 50 Kota," ujarnya.

Di Kab 50 Kota saat ini sedang dibahas tentang Perda pengelolaan dan pelestarian pasar tradisional. Kemudian di Kab 50 Kota yang dijadikan kawasan paru-paru dunia sehingga 60 persen adalah kawasan hutan lindung. Namun saat ini belum ada kontribusi yang didapatkan oleh masyarakat kecuali baru hanya listriknya.

Lanjutnya, untuk PAD di Kab 50 yang paling besar di peroleh dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak restoran, Pajak Air Bawah Tanah dan Galian C dan PBB.


Namun untuk galian C dan Pajak Air Bawah Tanah serta BPHTB rencananya juga akan ditarik oleh provinsi,sementera daerah hanya mengeluarkan rekomendasi saja.Ini akan mengurangkan pendapatan," terangnya.

Kemudian disektor pertania seperti gambir ,di Kabupaten 50 Kota sesuai UU tidak bisa menarik pajak dari produk produk pertanian yang akan menjadikan provit tinggi di bidang pertanian, jangan sampai menciptakan biaya tinggi bagi petani, karena semua untuk kesejahteraan masyarakat petani.

Dikatakan, kami mendapatkan masukkan dari DPRD Padang bahwasanya di Kota Padang dalam memaksimalkan PAD dari tiga potensi yakni Galian C, Pajak-pajak Retribusi dan CSR dari perusahaan- perusahaan besar.Kerjasama Pemko dengan CSR Semen Padang, PDAM dan banyak lagi sektor yang dapat digarap di Kota Padang,"ungkapnya.

Elly Thrisyanti Ketua Komisi II DPRD Padang dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Komisi II pernah mengunjungi Kabupaten 50 Kota dan jadi target kunjungan ke Kab 50 Kota waktu itu melihat produktifitas telur ayam yang dihasilkan Kab 50 Kota itu luar biasa. Kedepan kami berharap juga untuk bisa saling tukar pendapat dengan DPRD Kab 50 Kota,''tutup Elly.(M7).

 
Top