N3, Padng ~ Baznas Kota Padang mengundang lebih kurang 1000 Daiyah (Ustad dan Ustazah)  se Kota Padang dalam menyambut Bulan suci Ramahdan 1437. Untuk menyampaikan beberapa progam unggulan Baznas terutama dalam memberdayakan Daiyah (Ustad dan Ustazah Khususnya.Minggu (22/5).

Kepala Baznas Kota Padang Epi Santoso mengatakan, Baznas Kota Padang telah menyiapkan beberapa program unggulan salah satunya iyalah untuk membedayaan Daiyah (Ustad dan Ustazah) Kota Padang, yang sebagai berperan penting dalam menyebarkan dakwah untuk menyampaikan dan mengajak masyakat untuk menyalurkan zakat pada lembaga resmi, yakni seperti Baznas bernaung dibawah pemerintah kota padang, zakat yang disalurkan melalui lembaga resmi (Baznas Kota Padang –Red), kembali disalurkan kepada fakir miskin, kaum dhuafa, mustahiq.

Lanjutnya, kegitan tersebut adalah ini kali pertama dilakukan baznas memberdyakan kurang lebih 1000 daiyah yang akan diberdayakan kepada masyarakat kota padang. Dimana para daiyah setiap hari selama ramadhan akan mengunjungi 1600 mesjid dan mushola di kota padang untuk memberi pemahaman tentang dan arti penting dari zakat. Sejauh ini, minimnya pengetahuan masyarakat membuat penyaluran zakat tidak efesien. Hal itu disampaikannya saat temu ramah dengan daiyah sekota Padang, Minggu (22/5) di Emberkasi Asrama Haji, tabing.

"Dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama pada pihak pemberi zakat (muzakki) mengenai manfaat dan hikmah dalam berzakat. Sehingga masyakarat akan  akrab budaya berzakat. Kita harus Tanamkan pendidikan bahwa berzakat akan memberikan manfaat dunia dan akhirat, baik untuk pribadi si pemberi zakat maupun si penerima zakat (mustahik)".

Selain itu, dalam konteks ekonomi dan sosial, berzakat juga mampu menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat, dan memunculkan rasa saling mengasahi dan menyayangi terhadap sesama. melalui daiyah ini, merupakan terobosan pertama yang dilakukan baznas padang, dan terobosan ini dianggap strategis dan fundamental untuk mengoptimalkan potensi zakat di kota padang. Selain itu, juga usaha bersama dan sinergitas yang solid dari semua pihak dalam mewujudkannya, ujarnya.

 "Tahun 2016 baznas menargetkan zakat terhimpun sebanyak 24 Milyar. Nantinya zakat akan dihimpun melalui zakat PNS, zakat Non PNS, dan ISWAF dan CSR", katanya

Kemudian juga disampaikannya,  dalam menunjang kinerja para daiyah, Baznas padang juga telah menyiapkan keselmatan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan, langkah itu diambil mengingat pekerjaan yang dilakukan para daiyah tidak mudah, mereka ada pulang larut malam, malahan ada yang tidur di mesjid. Sehingga basnas akan memberikan bpjs kepada daiyah.

Hal senada juga disampaikan oleh, Ketua Baznas Provinsi Sumbar, Prof DR. H. Syamsul Bahri Khatib mengatakan, mengapresiasi program dari baznas padang, menurutnya program ramadhan ini baru pertama kali dilaksanakan dan baru dikota padang, dan hal ini dapat menjadi contoh untuk daerah lain. Dimana baznas kota padang memberdyakan para daiyah untuk menghimpun potensi zakat, paparnya.,

Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) penyaluran zakat akan lebih terjamin. Karena zakat akan disalurkan kepada para yang sangat berhak menerimanya. Dan zakat yang dizalurkan kepada baznas sangat membantu warga miskin, dan juga mengurangi angkat kemiskinan.” Mari kita sama- sama saling membantu masyarakat miskin, rezeky yang kita berikan kepada orang lain, tidak sedikitpun akan berkurang, malahan akan bertambah”, himbaunya. A7
 
Top