Redaksi | Etika Media Cyber
Rabu, 12 Desember 2012

Nn, Padang -- Provinsi Sumatera Barat yang dikenal dengan Ranah Minang / Ranah Bundo memiliki kekayaan masakan tradisionalnya yang terkenal beragam dan enaknya. Dan dari macam-macam makanan tersebut dapat kita bedakanmasakan pada kategori, Makanan utama, Makanan selingan,  Kue-kue tradisional, Aneka Minuman.  

Cita rasa yang utama di temui pada masakan khas Minang adalah gurih dan pedas. Rasa gurih dan pedas tersebut diperoleh dari santan dan cabai merah. Rasa gurih dan pedas ini yang berasal dari santan dan cabe, dapat dicampur dengan bahan baku apa saja. Semisal, bahan baku hewani , yaitu ; daging sapi, ayam atau bebek, ikan laut, ikan tambak, termasuk telur ayam. Sementara sayurannya lebih banyak menggunakan kacang panjang, daun singkong, pakis, nangka, buncis, serta petai dan jengkol.

Hal inilah yang menjadi fokus tujuan utama utusan Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Ny. Hj. Nevi Irwan Prayitno pada  Indonesia Food Festival yang diadakan pada tanggal 4-5 Desember 2012 lalu,  di Gedung Dewan Perdana keramat di Kuala Lumpur Malaysia, sebagai upaya promosi kuliner dan Kepariwisataan Sumatera Barat serta membangun hubungan kepariwisataan antar negara di kawasan Asia Tenggara ini.

Dalam acara pembukaan hadir, Marsekal TNI (Purn) Herman Prayitno , Duta Besar  Indonesia dan berkuasa penuh  untuk di Negara Malaysia, Dr. Sapta Wirnandar,Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dan Raseno Arya beserta seluruh staf kementrian Parekraf yang terlibat dalam festival ini

Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Ny. Hj Nevi Irwan Prayitno dalam sambutannya menyampaikan, keberagaman menu makanan khas daerah Minangkabau memiliki potensi dan daya tarik tersendiri untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Sumatera Barat di Republik Indonesia. Namun semua itu tentu perlu upaya promosi dan kerjasama semua pihak untuk mensosialisasikannya ke dunia internasional.

Food festival ini merupakan bentuk promosi dan pelestarian kuliner nusantara khususnya kuliner asal Minangkabau yang tersohor hingga mancanegara. Jika festival masakan Minangkabau dilaksanakan di daerah kami di Provinsi Sumatera Barat, tentu promosi yang diharapkan tidak tepat sasaran. Untuk itulah, kami senang dan bangga bila festival ini diterima dan dikunjungi oleh masyarakat Malaysia, yang merupakan Negara serumpun Melayu dengan Indonesia.

Makanan yang kita tampil dan sugguhkan merupakan orisinal masakan dan minuman serta snack khas Minangkabau yang langsung selama dua hari ini dimasak oleh 34 koki dari seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat.  Ajaklah kesini keluarga dan kolega untuk datang berkunjung ke food festival Indonesia (Minangkabau) 2012.

Harapan saya setelah mencicipi suguhan kami, akan ada minat untuk datang berkunjung, berwisata ke Ranah Minang, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia, ungkapnya.

Indonesia Food Festival akan dihadiri oleh perantau minang di Malaysia, Tour Travel, Pengusaha Restoran dan masyarakat Malaysia. Kegiatan ini merupakan bentuk promosi Pariwisata Indonesia untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Mancanegara ke Indonesia terutama Sumatera Barat yang telah memiliki penerbangan langsung Kuala Kumpur Padang. Masakan yang disajikan sangat beragam, mulai dari makanan ringan seperti onde-onde, galamai, bubur kampiun sampai masakan utama seperti gulai kepala ikan, beragam jenis rendang, cangkuak, gulai masin dan lain-lain disajikan khas kabupaten kota di Sumatera Barat. Zardi

Content 3
Content 4
 
Copyright © nusantaranews.net All Right Reserved